Selasa, 13 November 2018, 8:11
Home / NEWS / TRENGGALEK AGRO PARK, TAMAN EDUKASI BERTEMAKAN PERTANIAN
Bupati Trenggalek Meninjau Taman Edukasi Pertanian Yang Ada Di Pusat Kota.

TRENGGALEK AGRO PARK, TAMAN EDUKASI BERTEMAKAN PERTANIAN

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Pemerintah Kabupaten Trenggalek kian serius wujudkan taman edukasi bertemakan pertanian di pusat kota Trenggalek, sebagai sarana rekreasi dan edukasi warga.

Disampaikan Dr. Emil Elestianto Dardak, saat meninjau perkembangan pembangunan Trenggalek Agro Park, terlihat pemandangan menarik di Trenggalek, sawah di tengah kota dan banyak yang mengatakan Trenggalek ini masih ndeso banget atau belum berkembang karena ditengah kota masih ada sawah.

“Saya ingin merubah paradigma itu, sawah yang ada di tengah kota bukan lambang kita tidak maju, akan tetapi memang kita punya apresiasi terhadap kehidupan dan kultur agraris kita,” terang Bupati Trenggalek ini.

Lebih lanjut suami Arumi Bachsin ini menambahkan, tempat ini akan dinamakan Trenggalek Agro Park, yaitu taman bertema pertanian yang sifatnya edukatif dan sarana rekreasi.

“Kita terus bereksperimen untuk membuat tempat ini cantik bagaikan taman kota, tapi temanya sawah dan edukatif,” imbuhnya.

Dikatakan Emil, nantinya semua sarana dan prasarana pendukung akan dilengkapi, dalam waktu dekat akan selesai dibangun Tugu Pranoto Mongso yang didalamnya ada penjelasan mengenai mongso atau musim yang terjadi di tanah air, untuk mengingatkan masyarakat bahwa saat ini atau bulan ini musim atau mongso apa.

Dalam Agro Park ini akan ada Denplot Minatani, Denplot Tanbulanpot, Taman Anggrek, Budidaya lele sistem bioflok, Denplot Ternak Kambing PE dan masih banyak yang lain pertanian yang dipadukan dengan perkembangan teknologi.

“Kita berharap dengan adanya taman ini, generasi muda yang menganggap bertani itu ketinggalan jaman dan kuno menjadi paham, pertanian itu bila dikelola dengan teknologi hasilnya beda,” tutur Emil.

Disini kata kuncinya teknologi, misalnya pertanian menggunakan bioflok. Orang tahunya empang, namun dengan bioflok orang bisa panen lele dengan hasil yang baik bahkan kemarin sempat menjadi PAD Trenggalek.

Selain itu, seperti ternak Kambing PE kalau kandangnya di desain dengan baik ternyata hasilnya cukup menarik. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwasanya pertanian itu bisa menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan.

“Kita ingin menanamkan rasa cinta masyarakat terhadap pertanian. Tidak perlu jauh – jauh dari Kota sudah bisa ketemu ini dan kita bisa lebih mengapresiasi dari hasil pertanian itu sendiri,” tandasnya. (Mil)

Check Also

TANGGAPAN BIJAK CAK YUHAS MENGENAI DIKSI SONTOLOYO DAN GENDERUWO

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tahun 2018 digolongkan menjadi tahun politik, saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *