Rabu, 3 Juni 2026, 18:41
Home / NEWS / NADZAR JALAN KAKI SUMUT – BANYUWANGI PRIA INI AKHIRNYA ISTIRAHAT DI PONPES

NADZAR JALAN KAKI SUMUT – BANYUWANGI PRIA INI AKHIRNYA ISTIRAHAT DI PONPES

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Perjalanan Amiruddin, pria asal Sumatera Utara yang bernadzar untuk jalan kaki dari asalnya menuju Banyuwangi, kini sampai di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Amiruddin sendiri jalan kaki dari rumahnya, sejak 20 November 2018 lalu.

Kedatangan pria berusia 43 tahun itu, menjadi perhatian ribuan warga yang berada di Jalur Pantura, Probolinggo. Aksi Amir ini pun, membuat kemacetan panjang dan mengular.

Salah seorang warga, Nia mengatakan, ia mengaku sengaja menunggu kedatangan pak Amir karena penasaran, setelah ramai di media sosial.

Ia pun mengaku menunggu berjam-jam, hanya untuk melihat pak Amir.

“Penasaran saja mas, ingin tau pak Amir. Apalagi beliaunya punya nadzar yang bagus dalam perjalanannya yakni ingin bertemu ibunya,” ungkapnya saat ditemui di tepian jalur Pantura, Kecamatan Sumberasih, Rabu (23/01/2019).

Dari informasi yang dihimpun, pria lajang tersebut akhirnya memiliki nadzar jalan kaki dari Sumatera Utara ke Banyuwangi, gara – gara kedua kakinya sempat lumpuh selama 7 bulan.

Karena kondisi yang dialaminya itulah, Amiruddin akhirnya bernadzar, jika kakinya bisa sembuh ia akan jalan kaki dari Sumut ke Banyuwangi, guna mencium kaki ibunya.

Amir sendiri di Sumatera tinggal di rumah kakaknya, Desa Mandailing, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Begadai.

Sementara selain mengundang perhatian masyarakat, sosok Amiruddin nyatanya turut memantik perhatian Habib Hadi Zainal Abidin, Pengasuh Pondok Pesantren, Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Pria yang juga merupakan Walikota Probolinggo terpilih itu, meluangkan waktunya dengan mengundang Amiruddin untuk istirahat di Ponpesnya.

Kepada wartawan, Habib Hadi mengatakan, jika langkahnya itu merupakan bentuk toleransinya kepada sesama muslim. Apalagi niatan Amir yang bernadzar untuk mencium kaki ibunya, sangat mulia.

“Ini bentuk toleransi sesama muslim, saya terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu pak Amir. Sementara pak Amir istirahat dulu di tempat kami, mengingat kondisi sudah gelap dan mau hujan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Amir sendiri akan melanjutkan perjalanannya ke Banyuwangi pada Kamis pagi besok. (Zulkiflie)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …