Minggu, 22 September 2019, 6:40
Home / JOMBANG / SEPAK BOLA MELATIH EMOSIONAL DAN SALING MENGHARGAI BERMANFAAT BAGI KEHIDUPAN
Emil Elistianto Dardak melakukan Penutupan Football For Peace Jawa Timur 2019 di Ponpes Darrul Ulum, Kabupaten Jombang.

SEPAK BOLA MELATIH EMOSIONAL DAN SALING MENGHARGAI BERMANFAAT BAGI KEHIDUPAN

WAGATABERITA.COM – JOMBANG. Emil Elistianto Dardak melakukan Penutupan Football For Peace Jawa Timur 2019 di Ponpes Darrul Ulum, Kabupaten Jombang, Senin (01/04/2019). Pada kesempatannya Emil menyampaikan Sepak bola menjadi salah satu wahana mengajarkan anak untuk membangun karakter. Banyak hal yang bisa diperoleh dari bermain sepak bola.

Dengan bermain sepak bola anak bisa dilatih kematangan emosional dan juga rasa saling menghargai. Ilmu tersebut tidak hanya digunakan saat bermain sepak bola, tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Bermain sepak bola tidak hanya mencari siapa yang jago dan menang, tapi juga mencari siapa yang paling sportif. Secara tidak langsung, mengajarkan anak untuk membangun karakter,” jelasnya.

Sepak bola, digemari oleh masyarakat dunia juga bisa – bisa menjadi sarana pembangunan karakter yang berlandaskan Islam. Dengan pembangunan karakter secara tidak langsung juga meneladani sifat Rosullulah. Sifat yang dimaksud adalah cinta damai antar sesama manusia,

“Bagi pemenang jadilah duta yang menyebarkan nilai kebaikan, dan tunjukkan bahwa bisa sportif,” lanjutnya.

Emil Elistianto Dardak foto bersama saat penutupan Football For Peace Jawa Timur 2019 di Ponpes Darrul Ulum, Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Ketua Panitia Football For Peace Jawa Timur 2019, Gus Han menuturkan rangkaian kegiatan ini dilanjutkan pada bulan Oktober 2019, dengan menghadirkan pelatih dari Spanyol. Bagi para pemain dan pelatih yang bermain sekarang, di ajang selanjutnya bisa ikut berlatih dan bermain lagi. “Yang terbaik akan dikirim ke Spanyol untuk berlatih disana. Kedepan diupayakan menghadirkan pesepak bola Internasional yaitu Karim Benzema untuk ke Jatim guna memeriahkan acara ini,” ungkapnya.

Ditambahkan, ajang ini bertujuan untuk membangun nilai persepak bolaan yaitu jiwa kebersamaan. Dalam bermain bola ada pembagian kerja dan toleransi kerjasama. “Kedua hal itu wajib ada dalam bermain bola. Apabila tidak ada maka tidak ada nilai yang sempurna dalam bermain bola,” tambahnya. (Red)

Check Also

PSM MAKASSAR BOYONG GELAR PIALA INDONESIA

WAGATABERITA.COM –  JAKARTA. PSM Makassar memenangkan Piala Indonesia 2018