Sabtu, 25 Mei 2019, 14:39
Home / EDUKASI / KHOFIFAH BERHARAP ITS JADI REFRENSI PENGEMBANGAN TEKONOLOGI BAGI EKONOMI JATIM
Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama rektor ITS Prof. Dr. Joni Hermana dan rektor ITS yang akan dilantik Prof. Dr. Mochamad Ashari beserta ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof. Dr. Mohammad Nuh.

KHOFIFAH BERHARAP ITS JADI REFRENSI PENGEMBANGAN TEKONOLOGI BAGI EKONOMI JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Pelantikan Rektor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) Masa Jabatan 2019 – 2024 Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng di Aula Gedung Riset Lantai 11, Kampus ITS Surabaya, Jumat (12/04/2019).

Khofifah berharap besar terhadap ITS, dirinya berkeinginan agar perguruan tinggi negeri tersebut bisa menjadi referensi bagi pengembangan 4.0 di Jatim. Sehingga, melalui harapan tersebut, sektor pertanian, kelautan, perikanan Jatim yang menggantungkan terhadap kemajuan teknologi bisa semakin dikembangkan.

Dikatakan, “ITS itu ada di Surabaya, Jawa Timur. Tentu Jatim mempunyai harapan besar. Saat ini semua orang kuliah diisi 4.0, ITS akan menjadi referensi. Jadi sangat banyak seperti ekonomi, mekanisasi dari pertanian, kemudian dari sektor kelautan, perikanan. Sangat banyak bergantung pada teknologi pangan, pertanian, perikanan. Dan ITS bisa menjadi referensi,” ujarnya.

Ia juga berharap, ITS bisa menjalin hubungan yang kuat (strong partner ship) dengan Pemprov Jatim terutama di bidang pendidikan vokasi. Dengan cara tersebut, diharapkan bisa semakin mensupport pendidikan SMK di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanah ITS, Prof. Moh. Nuh merasa bersyukur, karena proses keberlanjutan kepemimpinan di ITS sungguh sangat nyaman. Karena, menurutnya, ITS menjadi salah satu perguruan tinggi yang memegang prinsip akademik.

Nuh menyampaikan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada keluarga besar ITS yang telah berhasil mengantarkan pemilihan dengan baik. “Proses pemilihan bisa dilakukan secara musyawarah mufakat,” ujarnya.

Ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof. Dr. H. Mohammad Nuh mempersilahkan Gubernur Jatim Ibu Khofifah memasuki ruang pelantikan.

Mantan Menteri Pendidikan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap agar ITS tidak kehilangan dari esensi publiknya. Pasalnya, ITS sebagai perguruan tinggi negeri tersebut memiliki kata publiknya.

“Dalam Bahasa Inggrisnya itu ada Public University, jadi ada kata publik di dalamnya. Orientasinya kerakyatan, tolong dipegang betul publik bisa merasakan esensinya, itu ITS,” jelasnya.

Kepada Gubernur Jatim, ia berpesan, jika dikemudian hari terdapat persoalan apapun di Jatim, ITS ikut bertanggung jawab. “Mari kita bangun ITS, kita bangun Jawa Timur, dan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara momen pelantikan yang dilaksanakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Majelis Wali Amanah ITS No. 03 Tahun 2019. Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng dilantik sebagai Rektor ITS oleh Ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof. Moh Nuh untuk menggantikan Prof. Ir. Joni Hermana, Msc.ES, Ph.D. (Red)

Check Also

TAK HANYA BERKONSEP GREEN BUILDING BALE HINGGIL BAHKAN MEMIKIRKAN MASYARAKAT SEKITAR GEDUNG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sebuah Apartemen dengan dua Tower telah berdiri