Sabtu, 21 September 2019, 22:17
Home / RELIGI / HADIRI PERAYAAN WAISAK KHOFIFAH BILANG PERBEDAAN HARUS DIIKAT DENGAN PERSAUDARAAN
Gubernur Jawa Timur hadiri peringatan Waisak di Dyandra Surabaya Minggu siang.

HADIRI PERAYAAN WAISAK KHOFIFAH BILANG PERBEDAAN HARUS DIIKAT DENGAN PERSAUDARAAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak Bersama Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/05/2019).

Menurutnya, perayaan waisak bersama ini merupakan sarana untuk menyebarkan kabaikan, kedamaian, ketenteraman, serta hubungan harmoni baik antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, maupun manusia dengan sesamanya.

Adanya perbedaan di tengah – tengah masyarakat tidak harus diseragamkan atau ditiadakan. Namun semua perbedaan dan keragaman itu harus diikat oleh tali persaudaraan, semangat kebersamaan, dan persatuan.

“Yang beda jangan disamakan dan persamaan jangan dibedakan, karena sebetulnya perbedaan itu akan menjadi bagian dari diri kita untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik, beradaptasi, dan proses – proses seperti itu sebetulnya serangkai dalam Bhineka Tunggal Ika. Bagaimana sebaiknya perbedaan itu endingnya adalah Eka dan diikat oleh Pancasila. Ini harus menjadi satu rangkaian,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini lantas mengajak seluruh komponen masyarakat di Jatim serta para Tokoh Agama pada khususnya, untuk terus memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bersama sebagai bangsa.

“Kalaupun kemarin ada dinamika – dinamika, maka hari ini adalah titik dimana ada kesempatan kita kembali memanggil memori tentang nilai – nilai keagamaan yang mengajarkan kebaikan, kedamaian, ketentraman dan tentu bagaimana saling menghormati satu dengan yang lain,” katanya.

Gubernur Jawa Timur foto bersama saat hadiri peringatan Waisak di Dyandra Surabaya.

Di akhir, Khofifah berharap, “Melalui perayaan Tri Suci Waisak bersama 2019 ini saya titip do’a, semoga negeri ini khususnya Jatim senantiasa menjadi negeri yang penuh dengan kedamaian, kesejahteraan, gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto rahajo,” pungkasnya.

Perayaan Waisak Bersama 2019 yang diselenggarakan oleh Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) dan 5 Vihara di Surabaya ini mengambil tema “Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan.”

Turut hadir Kepala Sangha Theravada Indonesia, Yang Mulia Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi SH, MH, serta Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia, Arif Harsono. (Red)

Check Also

KEBAKARAN DI LOKASI INI BUAT PMK HARUS DATANG DUA KALI PADAMKAN API

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kebakaran terjadi pada sebuah kedai makan Jl. Medokan Ayu Rungkut Surabaya pagi …