Rabu, 26 Juni 2019, 5:07
Home / PROPERTI / TAK HANYA BERKONSEP GREEN BUILDING BALE HINGGIL BAHKAN MEMIKIRKAN MASYARAKAT SEKITAR GEDUNG
Hengky Budiarto Dirut PT Tlatah Gema Anugrah Pengembang Apartemen Bale Hinggil.

TAK HANYA BERKONSEP GREEN BUILDING BALE HINGGIL BAHKAN MEMIKIRKAN MASYARAKAT SEKITAR GEDUNG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sebuah Apartemen dengan dua Tower telah berdiri megah di Kota Surabaya bagian Timur, tepat nya disamping jembatan Merr dikenal dengan nama Bale Hinggil.

Termasuk satu – satu Apartemen di Surabaya yang berkonsep Green building dibangun oleh pengembangnya PT Tlatah Gemah Anugrah berencana.

PT Tlatah Gema Anugrah yang dipimpin Hengky Budiarto yang dikenal ramah hari ini Jumat (23/05/2019) melakukan kegiatan buka puasa bersama karyawan dan peserta lomba membuat foto dan video tentang apartemen Bale Hinggil.

Disela – sela kegiatan tersebut saat ditemui awak media Hengky menjelaskan bahwa apartemen yang dibangun menganut konsep green building atau ramah lingkungan. “kami tidak pakai AC namun sirkulasi udaranya sangat baik sehingga tidak panas,” jelas Hengky.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk mendesain konsep green building itu pihaknya mengorbankan sekitar 60 unit bangunan. Selain itu koridor di apartemen ini dibuat lebar. “Kalau di apartemen lain koridor hanya 1,5 meter maka kami bikin tiga meter,” paparnya.

Meskipun menganut konsep building namun tidak berarti apartemen ini mahal. Ia mempersilakan wartawan untuk membandingkan apartemen kelas menengah lain dan membandingkannya dengan Bale Hinggil.

Bale Hinggil sendiri merencanakan segera membangun 2 tower C dan D dengan memiliki 900 unit kamar sedangkan yang saat ini telah rampung tower A dan B dengan memiliki 2000 unit kamar.

“Tower A dan B sudah selesai dibangun. Dua tower ini ada 2.000 unit kamar dengan tiga tipe berbeda. Studio, 2 kamar tidur dan 3 kamar tidur,” ujar Hengky.

Apartemen Bale Hinggil.

Mengenai akses jalan yang selama ini menjadi kendala baik dengan Pemerintah Kota maupun masyarakat disekitar Bale Hinggil, Hengky menyatakan saat ini tak menjadi masalah, “MERR itu bukan jalan tol sehingga tiap bangunan itu bisa membuka akses, kami membuat akses tidak hanya untuk Bale Hinggil saja tapi juga untuk warga masyarakat di sekeliling kami,” ungkapnya.

Dengan membuka jembatan dari Merr menuju Bale Hinggil juga dibuka untuk jalan menuju tempat tinggal masyarakat sekitar Bale Hinggil, “sekarang kita buka jalan untuk warga sekitar juga, agar masyarakat tidak perlu berputar lagi bisa lewat jembatan yang kami buat untuk jalan umum bagi warga sekitar,” paparnya.

Dijelaskan juga jembatan itu telah diuji kekuatannya untuk mobil yang besar, “bila terjadi kebakaran di wilayah sekitar Bale Hinggil warga tak perlu kwatir mobil pemadam kebakaran yang besar sekalipun dapat lewat jembatan kami menjangkau lokasi, kami bahkan telah menyiapkan Hidrant kami pasti akan bantu pakai hidrant kami kalau mobil pemadam kebakaran tak dapat menjangkau lokasi,” tutupnya. (Juliman)

Check Also

PRESIDEN JOKOWI BILANG KOMUNIKASI MYANMAR BANGLADESH PENTING SUKSESKAN REPATRIASI

WAGATABERITA.COM – BANGKOK. Presiden Joko Widodo lakukan pertemuan retreat KTT ke