Rabu, 28 Juli 2021, 15:02
Home / MAKASSAR / SATU DEKADE PERTEMUAN FAN 2019 LAKUKAN REFLEKSI CAPAIAN DIRAIH
Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny Rosalin.

SATU DEKADE PERTEMUAN FAN 2019 LAKUKAN REFLEKSI CAPAIAN DIRAIH

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Makassar Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) 2019. Pertemuan tahunan yang telah memasuki masa satu dekade ini merupakan rangkaian perayaan Hari Anak Nasional (HAN) yang setiap tahunnya diperingati pada 23 Juli.

Pertemuan FAN akan melakukan upaya refleksi capaian yang telah diraih selama sepuluh tahun terakhir sejak FAN didirikan hingga saat ini dan pertemuan kali ini mengusung tema “Satu Dekade Forum Anak Nasional, Kita Beda Kita Bersaudara, Bersama Kita Maju.”

artikel number=5 tag=”anak”]

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny Rosalin pada pembukaan FAN 2019 di Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan, “Forum Anak merupakan bentuk nyata kebijakan Kemen PPPA yang menginisiasi pembentukan wadah partisipasi anak, baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga tingkat Desa/Kelurahan. FAN didirikan sebagai wadah anak – anak untuk dapat bersosialisasi dengan teman sebaya, mengembangkan minat, bakat, mengemukakan pendapat, aspirasi, suara, dan kepentingan secara formal sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pada setiap tahap proses pembangunan nasional,” tuturnya.

Pertemuan FAN 2019 diikuti oleh Forum Anak Daerah dari 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menjadi ajang bagi anak Indonesia untuk belajar dan berbagi terkait pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dan akan dibahas atau didiskusikan sejumlah masalah anak dan dicarikan solusinya.

Peserta FAN 2019 Makassar.

Seluruh peserta FAN dapat menjadi pelopor pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, “Pelopor yaitu anak – anak sebagai agen perubahan. Anak – anak harus dilibatkan sejak tahap perencanaan pembangunan. Dengan begitu diharapkan suara, pandangan dan ide – ide kreatif mereka dapat menjadi masukan dalam membangun bangsa. Pelapor yaitu anak – anak dapat melaporkan hal – hal yang melanggar hak – hak anak, baik yang dilihat maupun dialami. Saya mohon seluruh stakeholders dapat mengintegrasikan pandangan, suara, dan ide – ide mereka dalam proses penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan. Tempatkan anak – anak sebagai subjek dalam pembangunan,” seru Lenny.

Sedangkan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, “Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah menggagas pelaksanaan musrenbang anak dan musrenbang perempuan pada 2009. Musrenbang tersebut memberikan ruang partisipasi bagi perempuan dan anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” tegas Nurdin.

Nurdin berharap pertemuan FAN dapat menjadi bekal anak – anak untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, wawasan, dan pengetahuan untuk kemajuan Indonesia. Sabtu (20/07/2019). (Red)

Check Also

PPKM DARURAT LANJUT INI ATURAN YANG DIRUBAH

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Putusan untuk kembali melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan