Minggu, 20 Oktober 2019, 1:33
Home / SPORT / MOTO GP / RISMA KAPOK IKUT DRAG RACE

RISMA KAPOK IKUT DRAG RACE

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Berpartisipasi dalam membersihkan trotoar, menyiram tanaman di taman kota, untuk memantau pembangunan gorong – gorong kota biasanya dilakukan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Tapi apa yang terjadi jika Walikota perempuan pertama di Surabaya ini bergabung dengan drag race.

Itulah yang dilakukan Risma saat membuka kejuaraan balap bertajuk Drag Race, Proyek Balapan Surabaya di Sirkuit Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (27/07). Bersama dengan pembalap drag race Eva Maria Ulfa, 22, Risma juga melaju di dalam mobil dan merasakan aksi tegang.

Saat menggunakan helm pengaman putih dan sabuk pengaman, wanita yang juga menjabat sebagai Presiden UCLG ASPAC perlahan memasuki mobil dan mengambil bagian dalam lomba lari lurus sepanjang 201 meter. “Kuaget yang kutulis, isok poke montore. Kapok I wes, medeni (aku kaget, mobilnya melonjak. Aku takut),” kata Risma setelah keluar dari mobil.

Meskipun itu cukup mendebarkan dan membuat cemas, tetapi keberanian Risma melaju cepat di trek balap drag, itu cukup untuk memberi hormat dan menghibur, baik penonton dan peserta lainnya.

Pada kesempatan itu, Risma menjelaskan, sirkuit ini sengaja dibuat untuk mengakomodasi anak – anak yang suka ngebut. Karena itu, setelah adanya sirkuit ini, ia berharap agar anak – anak yang suka ngebut di jalanan bisa pindah ke sirkuit ini. Sehingga ngebut di jalan – jalan kota Surabaya sudah tidak ada lagi.

“Jika ngebut ada bahaya. Jika terjadi sesuatu, bukan hanya pelakunya terkena, tetapi bisa juga orang lain yang tidak tahu apa – apa yang terpengaruh, kasihan,” Kata Risma ketika menyampaikan sambutannya.

Walikota perempuan pertama di kota Surabaya juga menceritakan kisah di balik pendirian sirkuit. Sebenarnya, pada awalnya salah satu anak tiba – tiba mendekatinya di suatu tempat. Pada saat itu, anak itu mengatakan kepadanya bahwa ia dibenci oleh banyak orang, termasuk keluarga dan tetangganya. Setelah ditanya alasannya, ternyata anak ini suka balapan di jalanan, sehingga keluarga dan tetangganya membencinya.

“Yah, ketika aku bertemu, aku berkata, aku menyukaimu dan aku akan membuat sirkuit untuk kamu dan anak – anak Surabaya. Jadi, ini adalah impian semua anak yang dikatakan dibenci oleh keluarga dan tetangga mereka,” kata dia.

Karena itu, ia juga mengajak anak – anak yang suka ngebut untuk mengekspresikan diri di sirkuit. Karena sirkuit itu memang dibangun untuk menampung anak – anak Surabaya yang suka ngebut. Namun, Risma masih berharap standar keselamatannya dapat dipenuhi untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

“Silakan gunakan ini. Selain itu, ini gratis, bahkan di malam hari Jadi, silakan gunakan ini dan saya meminta bantuan untuk tidak mempercepat di luar, di jalanan,” harapnya,. Senen (29/07/2019). (Red/*)

Check Also

PESTA RAKYAT WUJUD PEMERINTAH BERIKAN KEBAHAGIAAN PADA MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pesta rakyat salah satu yang dilakukan Pemprov