Minggu, 22 September 2019, 7:04
Home / MALANG / EMIL DARDAK HIMBAU SELURUH UPT DUKUNG SATGAS SABER PUNGLI
Wakil Gubernur Jatim Mendapat Cinderamata Pada Acara Sosialisasi Pelaksanaan Perpres No.87 Th.2016 Tentang Saber Pungli Di Unibraw.

EMIL DARDAK HIMBAU SELURUH UPT DUKUNG SATGAS SABER PUNGLI

WAGATABERITA.COM – MALANG. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak membuka acara Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Dalam rangka Gerakan Anti Korupsi di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, Kamis (05/09/2019).

Untuk memberantas pungutan liar (pungli) yang masih marak terjadi di wilayah Jatim Emil sapaan lekatnya mengimbau, “Kami menghimbau kepada UPT – UPT yang di Jawa Timur untuk mendukung satgas ini, ya didukung sebaik – baiknya karena ini masalah martabat bangsa kita, tolong difasilitasi sebaik – baiknya sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku,” ujarnya.

Pemerintah Jawa Timur serius untuk mencegah dan mengatasi maraknya pungutan liar, “Maka, di perubahan anggaran 2019 Bu Gubernur telah menganggarkan posko UPP Satgas Saber Pungli seperti kata pak Irjen tadi di luar dari kantor polisi tapi di aset pemprov beserta sarpras pendukung,” kata Emil Dardak.

Emil menambahkan bahwa Inspektorat Jatim telah melakukan assesment terkait saber pungli terhadap sembilan OPD di Pemprov Jatim, “Jadi inspektorat sebagai lokus untuk saber pungli itu telah melakukan assesment di sembilan OPD sebagai langkah awal,” kata orang nomor dua di Jatim ini.

Wakil Gubernur Jatim Foto Bersama Pada Acara Sosialisasi Pelaksanaan Perpres No.87 Th.2016 Tentang Saber Pungli Di Unibraw Malang.

Dijelaskan Emil empat hal dilakukan sebagai upaya pembenahan, antara lain memperjelas dan memperinci SOP dan standard pelayanan, memperluas publikasi untuk semua kalangan masyarakat, memperjelas pemahaman tentang gratifikasi dan suap, dan membentuk posko UPP Satgas Saber Pungli di Jatim.

Lebih lanjut, Bupati Trenggalek periode 2016 – 2019 ini menjelaskan, “Tidak mungkin lah semua kegiatan dicover pemerintah, tetapi ada ruang untuk gotong royong misalnya kegiatan ekstrakurikuler lah, pramuka lah, kegiatan tujuh belasan itu kadang – kadang kalau kita musyawarah, kita rembukan kemudian dibikin rilis ini loh hasil sumbangan sukarela, lah yang tidak mau ikut bukan hanya nggak nyumbang malah ngelaporkan, malah minta di OTT, tadi kan Pak Sekjen Satgas sudah jelas mengatakan tidak ada yang seperti itu,” jelasnya. (Red)

Check Also

KEBAKARAN DI LOKASI INI BUAT PMK HARUS DATANG DUA KALI PADAMKAN API

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kebakaran terjadi pada sebuah kedai makan Jl. Medokan Ayu Rungkut Surabaya pagi …