Selasa, 12 November 2019, 10:50
Home / NEWS / KHOFIFAH HARAP TUJUH MENTERI ASAL JAWA TIMUR DAPAT BERSINERGI BANGUN JAWA TIMUR
Khofifah Indar Parawansa.

KHOFIFAH HARAP TUJUH MENTERI ASAL JAWA TIMUR DAPAT BERSINERGI BANGUN JAWA TIMUR

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin melantik Menterinya di Kabinet Indonesia Maju, hal itu mendapat ucapan selamat bekerja kepada para Menteri terpilih terutama bagi para tokoh asal Jawa Timur yang diberikan mandat dan amanat untuk menjabat pos – pos strategis di kabinet.

Khofifah berharap sinergi bisa dijalin demi memajukan Jawa Timur sebagai daerah asal para Menteri, “Kalau Pak Presiden Jokowi saat memperkenalkan para Menteri menyampaikan bahwa yang mengisi 3 pos strategis di Istana tetap orang lama. Kebetulan ketiganya asal Jawa Timur yaitu Pak Pratikno (Mensesneg) itu dari Bojonegoro, lalu ada Pak Pramono Anung (Sekretaris Kabinet) beliau dari Kediri kemudian ada Pak Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) dari Kediri lagi. Kami berharap sinergitas mereka dengan daerah asal mereka Jawa Timur akan nyambung produktif strategis,” katanya di Kantor Pahlawan, Kamis (24/10/2019).

Tokoh Jawa Timur yang juga masuk dalam kabinet Indonesia Maju adalah Pak Mahfud MD, “Pak Mahfud sosok yang sangat mumpuni. Sekarang Pak Mahfud di Menkopolhukam, harapan seluruh warga bangsa bahwa komunikasi di antara seluruh stakeholder elemen strategis yang ada dalam koordinasi antara Menkopolhukam saya rasa cukup firmed Pak Mahfud mendapatkan penugasan disitu. Gus Dur dulu memberikan julukan Pak Mahfud adalah peluru tak terkendali. Maksudnya pikiran dan gerakannya sering out of the box,” kata wanita yang juga mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden KH Abdurrahman Wahid ini.

Termasuk Pak Muhajjir Efendi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan kelahiran Madiun, Khofifah berharap akan ada sinergi terutama terkait percepatan penyejahteraan masyarakat Jawa Timur.
“Kita berharap bisa sama – sama punya ruang berkoordinasi terutama terkait dengan percepatan penyejahteraan masyarakat yang ada di dalam koordinasi Menko PMK bisa kita bangun koneksitas lebih kuat. Karena pesan Presiden masing – masing kementerian tidak boleh punya visi misi sendiri. Visi misinya adalah visi misi Pemerintah,” kata Khofifah.

Bapak Abdul Halim Iskandar, sosok politisi PKB yang diberi mandat presiden menjabat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal diharap bisa turut membantu Jawa Timur dalam rangka mengentaskan desa tertinggal, “Kita masih punya PR sebanyak 361 desa yang masih berstatus tertinggal menurut Kemendes. Dalam banyak forum saya sering meminta agar ini dipetakan faktor penyebab ketertinggalannya dan pola intervensinya. Agar di tahun 2020 kita bisa bersama – sama mengentaskan, tidak ada lagi desa tertinggal di Jawa Timur. Semuanya terentas,” tandas wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Terakhir, sosok yang masuk di Kabinet Indonesia Maju adalah Ibu Ida Fauziah sebagai Menteri Tenaga Kerja, menurut informasi ada perundangan tenaga kerja ysng masuk omnibus law sehingga Jawa Timur akan menyesuaikan jika ada aturan – aturan yang juga bisa menggunakan sistem omnibus law dalam revisi perda di Jatim. (Red)

Check Also

OPTIMALKAN PENGELOLAAN TNI PRESIDEN JOKOWI TERBITKAN PERPRES WAKIL PANGLIMA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Dalam rangka mengoptimalisasi pengelolaan TNI yang