Rabu, 28 Juli 2021, 14:06
Home / JAKARTA / DAERAH INI JUGA DITERAPKAN PPKM DARURAT
Airlangga Hartarto.

DAERAH INI JUGA DITERAPKAN PPKM DARURAT

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kasus covid – 19 di Indonesia yang terus meningkat belakangan ini menjadi Perhatian Pemerintah Pusat. Langkah – langkah penanganan terus dilakukan termasuk menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo selain di Pulau Jawa dan Bali beberapa daerah di luar kedua pulau tersebut dianggap perlu diterapkan PPKM Darurat karena indikator peningkatan kasus juga terjadi walau penerapan PPKM Mikro Diperketat di Tahap XII mulai 6 Juli 2021 yang lalu.

Dipantau dari parameter seperti Level Asesmen Pandemi tingkat ‘4,’ Tingkat Keterisian Tempat Tidur (TT) atau BOR lebih dari 65% juga terdapat peningkatan Kasus Aktif secara signifikan dimana capaian vaksinasi di bawah 50% dari total masyarakat yang ditarget sehingga penerapan PPKM Darurat dilakukan di beberapa Kabupaten/Kota di luar Jawa – Bali.

Dijelaskan 43 Kabupaten/Kota di 20 Provinsi yang berada di level ‘4’ yang dianalisis level asesmen Provinsi dan Kabupaten/Kota terdapat 23 Kabupaten/Kota di 8 Provinsi dipertimbangkan dimana 19 Kabupaten/Kota BOR nya lebih dari 65% dengan jumlah vaksinasi di bawah 50% kecuali Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Natuna yang capaian vaksin diatas 50%.

Dinilai dari parameter yang ada Pemerintah menerapkan aturan PPKM Darurat pada 15 Kabupaten/Kota di luar Jawa – Bali diantaranya Kota Tanjungpinang, Kota Singkawang, Kota Padang Panjang, Kota Balikpapan, Kota Bandar Lampung, Kota Pontianak, Kabupaten Manokwari, Kota Sorong, Kota Batam, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Berau, Kota Padang, Kota Mataram, dan Kota Medan.

Dikutip laman Kementerian Ekonomi Jumat (09/07/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, “pengaturan ini mulai berlaku pada 12 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021. Ini dikunci untuk 15 Kabupaten/Kota, dan nanti akan dimonitor secara harian supaya bisa diantisipasi dengan baik perkembangannya,” terangnya.

Awalnya pada 1 Juli tercatat 30 Kabupaten/Kota di luar Jawa – Bali yang tercatat pada level 4 tetapi pada 5 Juli meningkat menjadi 43 dan kembali meningkat menjadi 51 Kabupaten/Kota pada 8 Juli termasuk kasus Aktif juga terus meningkat dimana pada 27 Juni sebanyak 50.513 kasus dan pada 5 Juli meningkat 34,40% menjadi 67.891 kasus dan menjadi 82.711 kasus atau naik 63,74% pada 8 Juli lalu.

Selain itu peningkatan BOR juga terjadi dimana per 8 Juli 2021 Provinsi di luar Jawa – Bali dengan BOR tinggi diantaranya Lampung (82%), Kaltim (80%), Papua Barat (79%), Kepri (77%), Kalbar (68%), dan Sumbar (67%) dan peraturan PPKM Darurat yang diterapkan diluar Jawa – Bali sesuai dan sejalan dengan PPKM Darurat yang berlaku di Jawa – Bali (sesuai Instruksi Mendagri Nomor 15, 16, dan 18 Tahun 2021). (Red)

Check Also

CHRISTIANTO W BERPULANG INI CATATAN DIDIK J R

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Didik J Rachbini adalah seorang Ekonom INDEF yang