WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Accor kembali mengumumkan pembukaan Hotel Grand Mercure yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Surabaya, yang lokasinya berdekatan dengan pusat perbelanjaan, kantor Pemerintahan serta bandara Juanda dengan menghadirkan konsep budaya yang terinspirasi dari rumah dinas Walikota Surabaya.
Hotel yang dibangun dengan tampilan desain modern klasik yang menawarkan 244 kamar, ruang pertemuan, restoran, loby bar, kolam renang serta lainnya para tamu akan disuguhi unsur welcome sejak memasuki lobby hotel disambut staf Hotel dengan seragam tradisional yang menyuguhkan teh telang sebagai minuman selamat datang.
Beragam masakan autentik Nusantara, Asia dan Barat juga disajikan di restoran berkapasitas hingga 200 orang agar tamu yang hadir dapat menikmati Patita (tradisi makan bersama) yang masih dipertahankan hingga sekarang di Maluku, camilan tradisional Jawa seperti ampyang dan kue tradisional bika pisang dengan minuman khas Indonesia disajikan pula di lobby bar hotel.
Grand Mercure Surabaya City juga membawa tamu yang hadir serasa menjelajahi Surabaya dengan memasang motif karpet berupa kota Surabaya tempo dulu dihiasi dengan warna monokrom, sedangkan untuk pesta pernikahan disediakan ruang yang dikelilingi oleh dinding kaca sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dengan fasilitas canggih dengan daya tampung hingga 800 orang.

Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto, S. Kr, MM yang hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberi apresiasi atas konsep yang dihadirkan oleh hotel Grand Mercure, “ada cerita di hotel ini yang bisa menjadi tujuan wisata, tiba – tiba saja yang tidur di hotel ini dapat pengalaman, dapat experience tentang historis tentang Surabaya Indonesia ini yang berbeda dari yang lain,” terangnya saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Hotel Grand Mercure, Kamis (12/12/2019).
“Ini belum ada loh, orang tidur lalu ada satu kesaksian entah itu jenis animasi atau film tentang sejarah, Surabaya Kota Sejarah mengapa tidak orang masuk kamar bangun tidur menjadi tema pertama kali bahwa Surabaya adalah kota Pahlawan, dan harus Pahlawan dunia tidak ada Pahlawan Indonesia, sehingga orang pulang dari Hotel ini lalu tau siapa itu Pahlawan yang ada di dunia, mungkin kalau bisa tentang Soekarno, jadi dia bangun tidur mengerti tentang Pahlawan dan itu belum ada di Indonesia,” terang Sinarto. (Juliman)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.