Jumat, 14 Agustus 2020, 15:50
Home / JAKARTA / TUJUH ARAHAN DISAMPAIKAN KABANDIKLAT SAAT SEMATKAN PIN WBK DAN WBBM PADA JAJARANNYA
Kabandiklat Kejaksaan RI Setia Untung.

TUJUH ARAHAN DISAMPAIKAN KABANDIKLAT SAAT SEMATKAN PIN WBK DAN WBBM PADA JAJARANNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Penghargaan tertinggi predikat Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) persembahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diberikan kepada badan pendidikan dan latihan Kejaksaan RI yang dikomandoi Setia Untung Arimuladi pada tanggal 10 Desember 2019 lalu.

Sehingga Kepala Badiklat Setia Untung Arimuladi pun melaksanakan Apel sekaligus penandatanganan Pakta Integritas dan Penyematan PIN WBK dan WBBM Tahun 2020 kepada jajarannya agar terus bersemangat menjaga dan merawat predikat yang diperoleh tersebut.

Pada kesempatan ini Untung mengatakan, “Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyematan PIN WBK dan WBBM ini sebagai wujud Komitmen seluruh pegawai pada Badiklat untuk mewujudkan 7 Program Kebijakan Strategis Kejaksaan RI tahun 2020 – 2024 dalam penguatan Badiklat sebagai Zona Integritas sebagai optimalisasi tugas pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan dan akuntable,” arahannya di Kampus Badiklat, Ragunan, Jakarta, Senin (06/01/2020).

Diwakili 8 orang Pegawai Badiklat pin disematkan sekaligus penandatanganan pakta integritas berisi kesanggupan seluruh pegawai melaksanakan pekerjaan dengan sungguh dan ikhlas, serta birokrasi bersih dan pelayanan terbaik dan terus membangun kreativitas dan inovasi dalam menjawab tantangan era disrupsi, “karennya mari kita seluruh pegawai Badiklat untuk beradaptasi dengan semangat perubahan membangun kreativitas dan inovasi baru ditengah resolusi industri Jilid 4 ini,” ajak Untung.

Ditegaskan revolusi Industri yang dikenal era rev 4.O telah mendisrupsi segala lini kehidupan termasuk cara mengelola Aparatur Negara, atau PNS agar handal dan mampuni, “sebabnya dibutuhkan keterampilan dalam mengelola teknologi, talenta – talenta yang hebat telah tersedia selayaknya digunakan untuk memajukan organisasi, mendapat tempat sejajar dan sepadan dalam berlomba mengejar prestasi,” terangnya.

Jajaran Bandiklat Kejaksaan RI.

Mantan Kapuspenkum Kejagung memberikan 7 pesan pada jajarannya yakni pertama jadikan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang maha Esa sebagai landasan moral dalam berfikir, bersikap dan bertindak dan yang kedua, bekerja dengan sunguh – sunguh ikhlas, jadilah pelopor dan agen perubahan serta menjaga konsistensi pelaksanaan Zona Integritas WBK/WBBM.

“Ketiga, optimalkan pemanfaatan IT untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan dan akuntabel dalam menghadapi tantangan tugas kedepan, serta keempat tegakan disiplin, peraturuan dan hukum serta jangan pernah berbuat pelanggaran moral, etika dan hukum sekecil apapun yang bisa mencederai nama baik organisasi, keluarga dan diri sendiri,” ungkap mantan Kajati Riau dan Jawa Barat ini.

Pesannya yang kelima tumbuh kembangkan semangat jiwa korsa diantara sesama rekan dan jaga soliditas demi terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa, selanjutnya keenam jadikan budaya malu dan budaya kerja sebagai kebutuhan diri dan organisasi yang tidak tergantikan, serta ciptakan inovasi menarik yang mampu memotivasi pencapaian kinerja yang lebih baik.

Serta pesan yang terakhir, “teguhkan tekad dan semangat untuk selalu mengamalkan nilai – nilai tri krama Adhyaksa dalam kehidupan sehari – hari,” tutupnya. (Red)

Check Also

SMA SMK JATIM SEGERA LAKUKAN KEGIATAN BELAJAR TATAP WAJAH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Mendikbud RI Nadiem Makarim yang