Jumat, 5 Juni 2020, 10:47
Home / NEWS / NEKAD LANGGAR PSBB 77 ORANG TERJARING PETUGAS JADI ODR DAN JALANI KARANTINA
Gubernur Khofifah saat melepas 77 ODR.

NEKAD LANGGAR PSBB 77 ORANG TERJARING PETUGAS JADI ODR DAN JALANI KARANTINA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Terjaring nya ratusan pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo saat berlakunya masa teguran dan penindakan akhirnya mendapat tindakan tegas, seperti mereka yang terjaring di Surabaya 77 diantaranya menjadi Orang Dalam Resiko (ODR) Corona Virus Disease Covid – 19.

Beratatus ODR Covid – 19 mereka wajib menjalani karantina selama 14 hari dilakukan di BPSDM Pemerintah Provinsi Jatim yang terletak di Balongsari Surabaya yang keberangkatannya dari Mapolrestabes Surabaya disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Forkopimda Jatim .

Diketahui tiga hari pertama berlakunya PSBB adalah masa sosialisasi yaitu petugas memberikan himbauan agar mematuhi protokoler Covid – 19 yang telah ditetapkan Pemerintah sedangkan mulai tgl 1 hingga 11 Mei 2020 adalah masa teguran dan penindakan terhadap warga masyarakat yang belum mengindahkan aturan PSBB sehingga selama masa 11 hari terakhir PSBB itu sanksinya bisa berupa teguran, peringatan tertulis, hingga penyegelan tempat usaha.

Berdasarkan data di Jawa Timur penyebaran Covid – 19 berkembang secara masif, khususnya di Surabaya. “Tadi malam saya bersama Bapak Kapolda Jatim dan Bapak Pangdam V Brawijaya secara langsung memantau jalannya pelaksanaan patroli gabungan skala besar di tiga wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, masih dijumpai masyarakat yang belum mematuhi protokoler Covid – 19,” ungkap Khofifah.

Pada kesempatan ini Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kerja keras petugas demi keberhasilan PSBB, “terima kasih kami sampaikan kepada aparat Kepolisian, TNI dan instansi terkait yang terus menerus telah melakukan patroli sekala besar agar dalam pelaksanaan PSBB ini berjalan dengan efektif. Tentu saja keberhasilan dapat dicapai apabila mendapat dukungan sepenuhnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan time line ditetapkan Gugus Tugas Covid – 19 pelaksanaan PSBB, tiga hari dilakukan sosialisasi selanjutnya dilakukan penindakan, “kita lakukan patroli skala besar, melakukan rapid test terhadap masyarakat yang masih melakukan pelanggaran (berkerumun). Yang positif Covid – 19 kita kirim ke rumah sakit rujukan dan orang dalam risiko, kita kirim ke tempat yang telah disediakan untuk menjalani karantina selama 14 hari ” ujarnya.

Gubernur, Kapolda, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, dan Sekda Propinsi Jatim Heru Tjahjono dari Polrestabes Surabaya selanjutnya melakukan peninjauan lapangan seperti pengecekan fasilatas yang digunakan untuk giat pencegahan Covid – 19 yaitu dapur umum di Lantamal V Juanda dan Wisma Korem 084 Bhaskara Jaya Surabaya di Jl Juanda yang akan digunakan untuk tempat karantina Covid – 19. (Red)

Check Also

TAK ADA YANG KEBAL PADA CORONA GUBERNUR HARAP PASIEN SEMBUH EDUKASI MASYARAKAT AGAR WASPADA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA Peningkatan korban positif Covid – 19 tak