Jumat, 5 Juni 2020, 9:39
Home / NEWS / HUKUM / PRODUKSI DAN EDARKAN SABU INI PENGAKUAN MANTAN PEMAIN BOLA SAAT TERTANGKAP BNNP JATIM
Penunjukan BB Sabu di Kantor BNNP Jatim.

PRODUKSI DAN EDARKAN SABU INI PENGAKUAN MANTAN PEMAIN BOLA SAAT TERTANGKAP BNNP JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pandemi corona memiliki dampak negatif bagi segala aspek kehidupan manusia, berbagai masyarakat mulai terganggu kondisi perekonomiannya sehingga mereka menyikapi dengan berbagai cara yang berbeda – beda, Selasa (19/05/2020).

Seperti pula yang diakui para mantan pemain sepak bola bahkan ada pemain aktif yang mengakui bahwa dampak covid – 19 berimbas pada mereka karena tak ada kompetisi akibat kebijakan PSBB yang disebabkan penyebaran wabah corona tersebut.

Tetapi sangat disayangkan mereka para mantan pemain sepak bola menyikapi kesulitannya dengan melakukan hal nekat dan melanggar hukum karena mereka kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu – sabu yang tertangkap tangan oleh BNNP Jatim seperti informasi sebelumnya.

Bahkan diantara dari mereka mampu melakukan produksi narkotika jenis sabu – sabu yang bahannya dibeli dari Malaysia yang kasusnya terbongkar oleh tim BNNP Jatim sehingga berhasil diamankan 4 tersangka dengan barang bukti sebanyak lebih 5 kg sabu – sabu yang diakui diproduksi hanya dalam waktu sehari.

Para mantan pemain sepak bola yang ditangkap BNNP Jatim.

Melalui siaran persnya Kepala BNNP Jatim Irjen Pol Bambang Priyambadha menjelaskan, “kami menangkap DAM, NV, ES dan NAS karena melakukan transaksi narkotika jenis sabu dikamar sebuah hotel di Sidoarjo, dari pengakuannya mereka memproduksi sendiri narkotika tersebut di Semarang sehingga kami melakukan penggerebekan juga kesana dengan bekerja sama dengan BNNP Jateng dan berhasil menyita juga barang bukti produksinya,” ungkapnya.

Sementara Kabid pemberantasan Kombes Pol Arief Darmawan menambahkan, “kami belum mendalami apakah jaringan pengedar ini masih terlibat atlit sepak bola lain didalamnya, menurut kami ini hanya kebetulan yang tertangkap semua mantan pemain sepak bola,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya para tersangka jaringan Semarang ini yang kebetulan mantan atlit sepak bola ini telah dipantau oleh tim intel BNNP Jatim yang mendapat informasi dari masyarakat banyak peredaran narkoba di wilayah Sidoarjo sehingga akhirnya terjadi penangkapan tersebut oleh tim Dakjar BNNP Jatim. (Juliman)

Check Also

TAK ADA YANG KEBAL PADA CORONA GUBERNUR HARAP PASIEN SEMBUH EDUKASI MASYARAKAT AGAR WASPADA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA Peningkatan korban positif Covid – 19 tak