Sabtu, 11 Juli 2020, 12:04
Home / NEWS / ATAS ARAHAN PRESIDEN INI YANG AKAN DITERAPKAN JATIM DALAM MENGATASI PENYEBARAN CORONA
Khofifah.

ATAS ARAHAN PRESIDEN INI YANG AKAN DITERAPKAN JATIM DALAM MENGATASI PENYEBARAN CORONA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam mengendalikan angka penularan Covid – 19 di Jawa Timur selama waktu dua minggu kedepan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan action plan dihadapan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bertempat di Hotel JW Marriot, Surabaya.

Tim Gabungan Forkopimda Jawa Timur dan Gugus tugas Surabaya Raya yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik yang saat ini menjadi wilayah penyebaran tertinggi di Jatim dalam koordinasi Pangkogabwilhan II akan dibentuk bertujuan mengintensifkan koordinasi dalam sinergi, kolaborasi dan evaluasi, Sabtu (27/06/2020).

Khofifah menjelaskan, “sesuai arahan pak Presiden bahwa kita tidak bisa berjalan sendiri – sendiri, maka dengan dibentuknya Tim Gabungan Surabaya Raya ini nantinya akan bisa dilakukan sharing sumber daya dan komitmen yang terukur,” terangnya.

Selanjutnya akan terus dimasifkan tes, pelacakan, isolasi hingga treatment dengan jumlah yang lebih banyak termasuk menerjunkan Tim Gabungan Covid – 19 Hunter Dinkes lokal khususnya di kluster utama Surabaya Raya untuk melakukan testing dan isolasi massif dan tracing minimal 20 orang per kasus positif juga menyediakan ruang isolasi yang lebih besar supaya isolasi menjadi nyaman dengan ini keberadaan RS Darurat bisa dioptimalkan.

Dilanjutkan orang nomor satu di Jatim ini, “beban RS juga harus dievaluasi dan relaksasi, pasien ringan harus benar – benar dipisahkan. Terapi harus selalu update dengan para pakar,” imbuhnya.

Mesin PCR di Jawa Timur saat ini total kapasitasnyanya 2.250 tes/hari dan dalam seminggu tesnya mencapai 13.500 specimen, rencananya minggu depan akan dimaksimalkan lagi dengan tambahan mesin PCR serta reagen sesuai kebutuhan.

Terkait prakondisi new normal maka pihaknya berkordinasi ulang dengan tim gugus tugas Provinsi dan tiga kabupaten kota mempertimbangkan sementara  tetap menutup aktivitas di level krusial seperti bioskop, studio atau taman hiburan indoor dan melakukan monitor ketat dan monitoring protokol kesehatan yang ketat di  pasar di Surabaya Raya termasuk membuat zonasi tiap kecamatan berdasarkan 15 indikator epidemilogi dan tidak bisa asal membuka aktivitas.

Kunjungan Mendagri dan Menko Polhukam.

Ulama, tokoh agama, tokoh  masyarakat, influencer, dan pelaku usaha dan elemen strategis lainnya akan dilibatkan dalam meluaskan sosialisasi protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Support dan insentif perlu disediakan untuk industri masker maupun media supaya masyarakat terbiasa menggunakan masker, “ini penting kita lakukan, karena riset membuktikan bahwa bila 60 persen populasi menggunakan  masker kain maka Rate of Transmission (RT) bisa dibawah satu dan kurva bisa turun,” tandas mantan Menteri Sosial ini.

Rencana untuk membendung Rumah Sakit yang overload yang dapat berdampak menurunnya kualitas yang dapat meningkatnya kematian termasuk rencana memberikan relaksasi bagi tenaga kesehatan yang sudah mulai exhausted dalam promotif, preventif, kuratif dan tracing.

“Pada saat yang sama kami juga harus terus melakukan intervensi dampak sosial ekonomi akibat Covid – 19. Karenanya, bantuan dan support dari Pemerintah pusat masih sangat kami butuhkan,” pungkas Khofifah. (Red)

Check Also

BERNIAT BANTU BNN PENGURUS PAMMI DITANTANG TES URIN OLEH KEPALA BNNP JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Penggunaan Narkotika saat ini telah menyasar