Sabtu, 24 Oktober 2020, 21:24
Home / PERTANIAN / P4S DIHARAP DIHARAP KEMBANGKAN PERTANIAN DENGAN MELIBATKAN KAUM MILENIAL
Pertanian

P4S DIHARAP DIHARAP KEMBANGKAN PERTANIAN DENGAN MELIBATKAN KAUM MILENIAL

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dunia pertanian saat ini tampaknya kurang diminati kaum muda sehingga saat ini mendorong Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) menjadi salah satu pembangunan pertanian untuk menggaet milenial agar berkenan terjun ke dunia pertanian.

P4S sendiri dibentuk atas inisiatif petani sejak tahun 1990 membangun posko pelatihan/permagangan bagi petani di perdesaan yang akhirnya dikembangkan Pemerintah dengan peraturan dan pedoman Menteri Pertanian No. 33/Permentan/SM.230/7/2016 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Pelatihan Pertanian Swadaya.

Dijelaskan dalam Permentan P4S adalah kelembagaan pelatihan dengan metode permagangan pertanian dan perdesaan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha secara swadaya baik perorangan maupun kelompok.

Diketahui hampir 1.000 P4S yang merupakan mitra Pemerintah dikembangkan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian tersebar di seluruh Propinsi Indonesia dengan mengandalkan Balai Pelatihan dan Balai Penyuluhan sebagai tempat pengembangan sumber daya manusia pertanian.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya menjelaskan, “peran duta milenial dan P4S di masyarakat sangat penting untuk mentransfer ilmu kepada petani sesuai perkembangan dunia pertanian saat ini,” jelasnya Selasa (29/09/2020).

Upaya mengembangkan pengelolaan P4S agar berkembang baik termasuk melibatkan generasi muda menciptakan regenerasi agar dapat memajukan pertanian Indonesia salah satunya kompetensi pengelola P4S dalam mengelola kelembagaan secara profesional dan handal.

Motivasi dan semangat terhadap duta milenial pertanian dan P4S diberikan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dan berharap Duta milenial dan P4S mampu menarik minat generasi muda untuk berwirausaha juga turut membantu Pemerintah.

Kata Dedi, “kami berharap program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat di lapangan yang otomatis juga mempercepat dampak positif pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo sesuai arahan kebijakan Presiden Joko Widodo bahwa pembelajaran klasikal perlu didorong berubah menjadi pembelajaran jarak jauh sehingga walau pandemi covid – 19 pertanian harus tetap berjalan termasuk mengoptimalkan SDM nya. (Red)

Check Also

WEDDING DI YELLO HOTEL PROTOKOL KESEHATAN TERJAMIN HARGA TERJANGKAU

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Semarak wedding yang diadakan di YELLO Hotel