Kamis, 3 Desember 2020, 14:20
Home / NEWS / TAK MENYERAH DIERA PANDEMI INI YANG DILAKUKAN ANAK KHUSUS DIDIKAN SEKOLAH BANGUN BANGSA
Siswa didik Bangun Bangsa.

TAK MENYERAH DIERA PANDEMI INI YANG DILAKUKAN ANAK KHUSUS DIDIKAN SEKOLAH BANGUN BANGSA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sekolah Luar Biasa Bangun Bangsa yang terletak di jalan Oro – Oro II /25 Surabaya mendidik para anak yang tergolong spesial. Disekolah ini anak – anak khusus ini dididik melakukan banyak hal agar juga dapat berkembang seperti teman – teman mereka yang bersekolah disekolah biasa umumnya.

Berbagai karya sebetulnya telah anak – anak ini lakukan sejak beberapa tahun lalu salah satunya membuat kaos dengan motif batik tye die walau hasil karya mereka masih dimanfaatkan untuk keperluan mereka sendiri atau diikutkan pameran bila ada undangan event dari Pemerintah melalui Dinas terkait dan lainnya.

Sebelum masa pandemi corona anak – anak ini sangatlah semangat dalam berkarya dan tergolong teliti walau agak monoton menentukan pola tetapi hasil karya mereka tergolong cukup baik tak kalah dengan anak – anak dengan kondisi normal umumnya.

Tetapi dimasa pandemi ini karena tak dapat bersekolah dalam waktu yang sudah lama dan harus stay at home belajar dari rumah saja mulai membuat anak – anak spesial ini mulai alami kejenuhan dan terkadang emosional mereka agak terusik hingga muncul kondisi tantrum/marah.

Melihat hal ini pimpinan sekolah Bangun Bangsa ini tak kehabisan akal, anak – anak mulai diajak kembali berkarya walau tak semua murid yang diajak dan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat agar dapat kembali berkarya, “kami berinisiatif memberi kegiatan untuk beberapa anak yang bisa diberi perintah meskipun dengan sederhana,” terang Octalia Pramurdiasti, S.Pd,M.Pd selaku Kepala Sekolah.

Karya batik tie dye.

“Tujuan karya ini nanti sebagian untuk membantu beasiswa pendidikan dan mengisi tabungan siswa siswi kami yang kurang mampu yang ikut serta dalam pembuatan batik tiedye ini dan membuka peluang wirausaha untuk siswa kami yang sudah lulus SMA,” tambah Octalia Rabu (18/11/2020).

Kata Octalia kembali, “Pemilihan tie dye ini karena prosesnya sederhana bisa dilakukan oleh anak didik kami yang rata – rata penyandang disabilitas grahita dan autis serta hasilnya terlihat artistik, proses pewarnaan bisa sesuai dengan kreatifitas anak2 didik kami,” terangnya.

Digagas oleh Octalia yang merencanakan kegiatan ini sekira sebulan lalu dengan tujuan membuka peluang usaha bagi anak didiknya, “untuk saat ini promosi yang dapat kita lakukan melalui media sosial yang ada, FB, instagram, youtube dan kelebihannya dari kaos kita, kita menyediakan semua ukuran dr S – XXXL, kita juga mnyediakan beragam warna dasar kaos serta kita juga bisa membuat pola kaos sesuai permintaan pembeli,” tutupnya. (Vivin/Red)

Check Also

GERAK CEPAT KHOFIFAH INSTRUKSIKAN TANGANI DAMPAK ERUPSI GUNUNG SEMERU

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Erupsinya gunung Semeru di Kabupaten Lumajang