Rabu, 28 Juli 2021, 15:01
Home / NEWS / DAUR ULANG LIMBAH PADAT MAHASISWA UK PETRA
Yusita Kusumarini (baju biru - kacamata) - Lintu Tulistyantoro (tengah) - Sherly De Yong (baju coklat muda).

DAUR ULANG LIMBAH PADAT MAHASISWA UK PETRA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Inovasi memang sangat perlu dilakukan dijaman sekarang. Salah satu inovasi dilakukan mahasiswa program studi Desain Interior (DI) UK Petra yang menggelar kegiatan bertajuk ‘Open Gallery : Solid Waste Recycling And Reuse Project,’ Selasa (29/06/2021).

Inovasi merubah sampah padat ex. perabot atau limbah padat lainnya yang ‘mangkrak’ menjadi barang berguna seperti rak display, rak lemari, kursi, bangku dan lain – lain. Produk ini diambil dari bahan – bahan limbah padat yang sudah tidak dipakai lagi (baik dari kampus UK Petra dan juga dari sekolah mitra).

ketua tim Dr. Yusita Kusumarini, S.Sn, M.Ds.mengatakan, “kegiatan yang mendapatkan hibah dari United Board for Christian Higher Education in Asia (UBCHEA) ini merupakan sebuah pameran hasil karya mahasiswa dalam mata kuliah Eko – Desain untuk mensosialisasikan kreativitas mengolah sampah padat lembaga pendidikan yang kemudian dapat digunakan kembali menjadi sebuah produk fasilitas,” terangnya.

Dengan metode pembelajaran service – learning menghasilkan produk interior tersebut lanjut Yusita, “kami mencoba untuk membuat produk yang diperlukan di sekolah dengan menggunakan limbah padat dari ex. perabot dan limbah padat lainnya yang umum ada di kampus dan sekolah sebagai bahan bakunya. Ternyata hasil kreatifitasnya cukup menarik dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Kreativitas seperti inilah yang ingin disosialisasikan ke sekolah – sekolah,” jelasnya.

Sementara Sherly salah satu Dosen yang terlibat mengatakan, “sebenarnya hal ini dilatar belakangi sejak beberapa tahun lalu sekitar tahun 2014. Kami melihat banyak sekali solid waste universitas yang dibiarkan begitu saja. Kami mencoba memberi ‘kehidupan’ kembali pada solid waste yang sudah mangkrak ini dengan sentuhan desain agar dapat digunakan ulang (reuse recyle). Lalu karena hasilnya yang menarik dan bermanfaat itu perlu disosialisasikan ke sekolah – sekolah,” terangnya.

Hasil limbah padat jadi rencananya diberikan ke 21 sekolah mitra binaan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB), “kami membawa sampah padat dari sekolah, dan segera akan memberikan hasil kreativitas produk hasil recycle kembali ke sekolah agar menjadi bahan edukasi dan diharapkan bisa menjadi obyek contoh konkrit “before and after” pengelolaan solid waste di sekolah – sekolah,” tutup Yusita. (Red)

Check Also

BERIKUT BANSOS COVID YANG AKAN DIKUCURKAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kelanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 21 Juli hingga 25 Juli