WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Usai dikukuhkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku pembina sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode tahun 2015 – 2019, di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (02/07/2018).
Pakde Karwo panggilan akrabnya menjawab pertanyaan media mengenai fokus rapat kerja daerah (rakerda) APPSI 2018, Pakde Karwo menjelaskan tiga hal sebagai fokus APPSI ke depan.
- CAWAPRES KH MA’RUF AMIN SAMBANGI SANTRI DAN KYAI PROBOLINGGO
- KE PROBOLINGGO, SANDIAGA UNO KRITISI SOAL PEREKONOMIAN BANGSA
- JATIM DIJADIKAN INDIKATOR POLITIK NASIONAL OLEH PEMERINTAH PUSAT
- INI MANUVER WALIKOTA PROBOLINGGO TERPILIH, UNTUK PILEG 2019 MENDATANG
- RESMI, ELVIS LAHALLO DAFTAR DPD RI KE KPU MALUKU
Pertama, meningkatkan pemerintahan yang bersih atau clean governance. Dengan clean governance, diharapkan semua sistem perencanaan dapat terukur dan terinformasikan kepada masyarakat sehingga segala kebijakan pemerintahan yang ada dapat terawasi. “Masyarakat perlu dan harus mengetahui program – program pemerintah dan pelaksanaannya seperti apa. Terlebih banyak kepala daerah yang baru sehingga harus memahami tugas, pokok dan fungsinya,” terangnya.
Kedua, permasalahan bahan baku. Hampir semua daerah menggunakan bahan baku impor. Solusi permasalahan tersebut melalui kerjasama perdagangan antar provinsi dan dipastikan perdagangan nasional akan surplus. Jika neraca perdagangan surplus, maka rupiah akan menjadi kuat.

Fokus selanjutnya, adalah permasalahan bonus demografi. Pakde Karwo mengatakan, bahwa solusi dari bonus demografi adalah peningkatan kualitas SDM. Oleh karenanya, pendidikan vokasional menjadi solusi. “Tiga hal besar ini, yang diharapkan ikut menyumbangkan pemikiran bagi republik ini,” pungkasnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.