WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tempat Wisata Kuliner Deles di Surabaya, Murah, Aman dan Nyaman.
Jika anda berkunjung ke kota Surabaya untuk urusan pekerjaan, bisnis atau berwisata, tak afdol rasanya jika tak mengunjungi tempat “Wisata Kuliner Deles”.
Tempat wisata kuliner Deles yang berada di jalan Arif Rachman Hakim, Surabaya, Jawa Timur ini, tidak saja menawarkan makanan khas Surabaya, tetapi ada juga makanan khas Jawa Timur lainnya.
Soal harga, jangan kwatir sebab sangat terjangkau. Lingkungannya pun aman dan nyaman, sehingga pengunjung bisa rileks menikmati menu yang disediakan.
Anda bisa memilih makanan yang ditawarkan berupa rujak cingur, gado-gado, lontong balap, sayur-sayuran termasuk lodeh, sayur asem, dll. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 10 ribuan sampai Rp 25 ribuan per porsi.
Dilokasi yang luasnya 11 x 140 meter ini terdapat 36 stand Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan jumlah 40 meja yang di letakkan di depan stand berjajar, 160 kursi dan 3 gazebo kapasitas 6 orang di bagian belakang.
Sambil makan atau minum, anda bisa juga mengerjakan pekerjaan kantor, atau tugas lainnya, sebab tempat ini disediakan wifi id. Tidak heran jika mayoritas pengunjung adalah mahasiswa dan pekerja kantoran. Sebagian pengunjung lainnya adalah warga sekitar, dan wisatawan local. “Mereka datang atas rekomendasi teman.” kata Branden, salah satu pedagang di sentra kuliner stand nomer 32.
Selain wifi, tempat tersebut dilengkapi pula dengan satu lapangan tennis meja, kolam ikan koi, kipas, blower, serta toilet di bagian depan dan belakang.
“Karena murah, aman dan nyaman, tidak jarang ada pengunjung hanya sekedar nongkrong, istirahat makan siang kumpul-kumpul sama teman sambil mengerjakan tugas”. kata Masrul Alifianto salah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya.
Tempat kuliner Deles di buka mulai jam 08.00 – 24.00 WIB. “Selama tempat ini terbuka, bagian keamanan dan kebersihan 1 jam sekali keliling untuk terus menjaga keamanan dan kebersihan” ujar Furqon Agung, petugas keamanan kepada Wagataberita.Com.
Tempat kuliner di kota terbesar kedua di Indonesia ini juga memberdayakan masyarakat sekitar. “Tukang parkir, keamanan, kebersihan dengan ketentuan parkir sistem pengelolaan bagi hasil. 4 bagian untuk petugas paskir, dan 1 bagian masuk khas kampung, keamanan digaji Rp 1,2 juta, kebersihan gaji Rp 1 juta. Sumber dananya di ambil dari uang iuran pedagang yang jumlahnya variasi. Setiap pedagang dikenakan iuran pokok Rp 13.000,- kalau adanya penambahan pemakaian listrik dikenakan biaya tambahan Rp 1.000,- / alat”. kata Eko Busono, Ketua RW Deles selaku koordinator Sentra Kuliner Deles. (Dwi Cahyono/Dir).
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.