WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Presiden Joko Widodo meninjau helikopter milik TNI Angkatan Udara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (13/01/2020).
Dijelaskan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, “Presiden tadi melihat heli Caracal miliki TNI Angkatan Udara. Beliau melihat situasi di dalam pesawat, termasuk menanyakan masalah safety pesawat,” katanya.
- BANTU EDUKASI MASYARAKAT TENTANG COVID PINTA DANDIM PAMEKASAN SAAT SILAHTURAHMI PADA AWAK MEDIA
- SEMBELIH 4 EKOR SAPI DAN 6 KAMBING DI KODIM 0824 JEMBER DANDIM BILANG SEMOGA BERKAH BAGI PERSONIL DAN MASYARAKAT
- OPTIMALKAN PENGELOLAAN TNI PRESIDEN JOKOWI TERBITKAN PERPRES WAKIL PANGLIMA
- TAK MERASA NYINYIRIN WIRANTO ISTRI EKS DANDIM KENDARI SIAPKAN 52 ADVOKAT
- INI PERINGATAN BAGI ANGGOTA TNI ISTRI TAK BOLEH POSTING NEGATIF DI MEDSOS
Helikopter berjenis EC – 725 AP/Caracal tersebut sementara akan menggantikan helikopter Super Puma TNI – AU yang biasa digunakan oleh Presiden dalam kegiatan kepresidenan.
Hadi menjelaskan, “sebentar lagi heli kepresidenan akan masuk perawatan sehingga kita harus mencarikan heli alternatif untuk dukungan VVIP sehingga saya display, saya laporkan ke beliau terkait dengan keamanan dan kenyamanan. Dan beliau menyampaikan bahwa untuk interiornya seperti ini saja seandainya digunakan oleh Presiden. Jadi hanya untuk alternatif apabila heli utama itu masuk perawatan,” jelasnya.

Sebagai helikopter angkut sedang serbaguna heli Caracal adalah buatan Airbus Helicopters Prancis yang memiliki panjang 19,5 meter dan mampu memuat 2.200 kilogram beban barang atau 28 pasukan bersenjata lengkap.
Dapat diawaki hingga 6 orang heli ini memiliki kecepatan naik 1.670 kaki/menit dengan kecepatan maksimum 175 knots atau setara 324 km/jam dan kecepatan jelajah 152 knots atau 281,5 km/jam. Heli Caracal ini mampu terbang dengan ketinggian 25.000 kaki dengan jarak jelajah maksimum 526 nautical mile. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.