WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Gerindra, partai yang paling diminati bakal calon Walikota Makassar. Hingga Jumat (05/05/2017), telah menerima pendaftar 8 orang bakal calon (balon) Walikota Makassar periode 2018 – 2023 mendatang.
Para kandidat bakal bertarung pada pemilihan Walikota Makassar 2018, terus berdatangan ke Sekretariat Gerindra Kota Makassar untuk mendaftar. “Tadi siang Adi Rasyid Ali, Wakil Ketua DPRD Makassar, menjadi pendaftar kedelapan di Gerindra Makassar,‘’ kata Anshar Manrulu, SE, Jumat (05/05).
Adi Rasyit Ali adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Senin depan, juga Wakil Walikota Makassar Daeng Ical dijadwalkan akan mendaftar di Gerindra.
Banyaknya pendaftar balon Walikota di Partai Gerindra, kata Anshar, menunjukkan partai besutan Prabowo itu cukup diminati untuk dijadikan kendaraan politik dalam kontestasi di Pilwali Kota Makassar mendatang. Partai – partai lain yang juga membuka pendaftaran, rata – rata masih 4 – 5 orang balon yang mendaftar.
DPC Partai Gerindra Kota Makassar secara resmi membuka pendaftaran bagi calon Walikota/Wakil Walikota Makassar yang bakal diusung pada Pilwakot mulai 10 April – 10 Mei 2017, Kata Anshar, tahap awal pendaftaran pengambilan formulir pendaftaran mulai tanggal 10 April – 10 Mei 2017. Dalam formulir pendaftaran telah dilampirkan beberapa item persyaratan yang mesti dipenuhi para bakal calon pada saat mengembalikan formulir nanti.
Bakal calon yang ingin mendaftar dapat mengambil formulir pendaftaran pada setiap hari kerja (Senin – Jumat) pukul 10 : 00 – 16 : 00 WITA di sekretariat desk Pilkada Kantor DPC Gerindra Makassar Jl. Nuri No. 36 Makassar. “Setiap hari ada petugas kami yang piket dan siap melayani kedatangan para bakal calon yang akan mengambil formulir,” kata Anshar.
Desk Pilkada yang dibentuk DPC Gerindra Makassar ini bekerja memantau, meneliti dan menjaring serta menyiapkan para calon kepala daerah yang akan diusung pada Pemilihan Walikota/Wakil Walikota (Pilwali) kota Makassar 2018. ‘’Ini bentuk kesiapan Gerindra untuk menyiapkan bakal calon,‘’ ujarnya.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Makassar, Arief Bahagiawan mengatakan, sesuai mekanisme partai dan amanah anggaran dasar (AD/ART) partai, di daerah tingkat dua yang akan melaksanakan Pilkada harus membentuk desk Pilkada. Tugasnya adalah melakukan penjaringan terhadap sejumlah figur baik internal maupun eksternal yang bakal direkomedasikan ke DPP Gerinda untuk mendapatkan keputusan penetapan. Tapi prosesnya tetap melalui penjaringan yang berjenjang dari level bawah. “Tim ini akan bekerja secara administratif menerima pendaftaran bakal calon dengan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan,” kata Arief.
Arief menambahkan, saat ini pembentukan Desk Pilkada sudah masuk pada tahap pendaftaran yang ditargetkan akan rampung sampai penetapan pada Agustus mendatang. Meski demikian, lanjut Arief, pihaknya mengaku disamping memprioritaskan kader yang dianggap mampu, tapi juga lebih terbuka untuk figur eksternal yang dianggap kompoten dan punya elektabilitas tinggi untuk mendaftar sebagai bakal calon Walikota maupun bakal Wakil Walikota 2018 mendatang.
“Sesuai target, kami memenangkan Pilwali di Makassar dan menambah jumlah kursi kader Gerindra di DPRD Makassar,” paparnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Arief mengaku telah menginstruksikan seluruh pengurus melakukan konsolidasi ke semua tingkatan secara rutin, baik di PAC maupun ranting. Juga melakukan pertemuan rutin dengan masyarakat,’’ tandasnya. (Rusman/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.