WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Bulog mulai Rabu (17/05/2017) menggelar Operasi Pasar (OP), termasuk Jawa Timur (Jatim). Untuk stabilisasi harga pangan di Jawa Timur dilakukan ke 233 titik. Melalui Operasi Pasar serentak ini masyarakat dapat memperoleh bahan pangan OP di kantor – kantor Bulog di kabupaten/kota se – Jatim serta di Rumah Pangan Kita (RPK) yang juga merupakan naungan Bulog.
Itu disampaikan Usep Karyana, Kepala Devisi Regional (Kadivre) Bulog Jatim di depan stand operasi pasar kantor Bulog Jatim.
Stabilisasi harga pangan dilakukan mulai Rabu (17/05) hingga H – 1 pembukaan puasa. Setelah itu kata Usep, juga akan dilakukan stabilisasi harga pangan, 10 hari setelah lebaran.
Ada enam komoditi yang disediakan dalam operasi pasar, diantaranya beras, gula, minyak, bawang merah, bawang putih, dan tepung. Semua komoditi yang disediakan itu menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Beras, gula, minyak, bawang merah dan bawang putih, dapat diperoleh di kantor Bulog Sud di berbagai daerah di Jawa Timur dan Rumah Pangan Kita (RPK),‘’ ujar Usep.
Di Jatim sendiri, saat ini terdapat 3.400 RPK yang berfungsi menstabilkan harga beberapa bahan pokok yang dianggap potensial harganya naik menjelang ramadhan.
Usep berharap, operasi pasar dapat menepis kekhawatiran masyarakat terhadap kekurangan stok bahan pangan serta melonjaknya harga di pasaran dan sekaligus mempersempit ruang gerak para spekulan yang memainkan harga, menjelang ramadhan.
“Masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong karena stok pangan cukup tersedia,” ungkapnya.
Ketersediaan bahan pangan di Jatim menjelang ramadhan hingga lebaran nanti masih aman. Stok beras yang tersedia di Bulog untuk operasi pasar jelang ramadhan hingga lebaran sebanyak 521.000 ton. Sementara Gula 153.000 ton, minyak goreng 100.000 liter, bawang putih 120 ton, bawang merah sebanyak 30 ton. (Riski Utomo Putri/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.