WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kebun Strawbery yang berlokasi di desa Jetak kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Jum’at (30/06/2017), ramai dikunjungan wisatawan yang hendak menghabiskan liburan lebaran.
Dalam sehari, kunjungan wisatawan baik lokal maupun domestik naik 100% dibanding hari biasanya. Rata – rata pengunjung sendiri didominan oleh wisatawan lokal, asal luar daerah seperti asal Surabaya, Malang, dan Jember.

Salah seorang pengunjung, Safira menyampaikan, dirinya sengaja datang ke kebun Strawbery lereng Bromo guna mengisi akhir libur. Selain suasana alamnya yang indah, dan hawanya sejuk. Strawbery di lereng gunung Bromo dinilainya memiliki kualitas rasa yang manis.
“Strawbery disini rasanya manis, selain itu ada legitnya juga. Enak lah dibanding Strawbery daerah lainnya,” terang Safira.
Kebun Strawbery di lereng gunung Bromo tersebut, memiliki luas 800 meter persegi. Ditempat itu, pengunjung bisa memetik langsung buah Strawbery dari pohonnya. Sementara, untuk jenisnya yakni Strawberi California. Sedangkan, untuk sekali memetik buah Strawbery, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 40 ribu perkilogram.
Tak hanya untuk wisata pertanian, wisata Strawbery di kebun tersebut, juga menjadi jujukan para pecinta dunia Fotografi. “Mengambil spot foto Strwabery di kebun ini cukup menantang, karena harus fokus serta harus konsentrasi agar gambar yang dihasilkan bagus,” ungkap Ali Purwanto, Pecinta Fotografi.
Sementara itu, pengelola wisata kebun Strawbery, Kermat menyampaikan, dibukanya lahan Strawbery di desa Jetak. Awalnya dilakukan pasca terjadinya erupsi gunung Bromo pada beberpa tahun lalu. Hal itu bertujuan untuk memulihkan perekonomian warga, yang umumnya tanaman sawah atau ladangnya banyak yang rusak akibat guyuran abu vulkanik. Jenis tanaman Strawbery sengaja di pilih saat itu, karena cepat tumbuh dan harga jualnya cukup menjanjikan. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.