Selasa, 21 April 2026, 8:35
Home / NEWS / HUKUM / POLISI ULTIMATUM PELAKU JAMBRET PAKAL
Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Mohammad Iqbal Dan Tersangka Ino. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

POLISI ULTIMATUM PELAKU JAMBRET PAKAL

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Ino Septiano (19), pelaku penjambretan diringkus tim anti bandit Polrestabes Surabaya, Jumat (21/07). Petugas terpaksa melumpuhkan Ino dengan tembakan ke betis kirinya karena melawan.

Warga Griya Surabaya Asri Benowo Surabaya ini, melakukan penjambretan pada Selasa (18/07) di Jalan Raya Babat Jerawat, Pakal Surabaya. Akibat ulah tersangka, korban jatuh dan mengalami patah kaki.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal mengatakan, satu orang tersangka lain dengan bernama Danu masih dalam pengejaran petugas.

“Ino kami tangkap di dekat rumahnya,” kata Iqbal, Selasa (25/07/2017).

Iqbal menuturkan, penyidik masih terus mengembangkan penyidikan karena keterangan pelaku berubah – ubah.

Baca Juga:

    “Dari keterangan saksi dan penyidikan di TKP mengarah kepada Ino. Dia eksekutornya. Kami juga terus mengungkap, apakah dia masuk sindikat atau bukan,” beber Iqbal.

    Iqbal juga menegaskan agar Danu menyerahkan diri. “Saya menghimbau agar Danu menyerah dalam 24 jam. Kalau tidak akan kami tindak tegas,” ujar Iqbal.

    Bercermin dari kasus ini, Iqbal menghimbau agar warga berhati – hati. Jangan memperlihatkan barang berharga.

    “Juga jangan bertindak sendiri.  pertimbangkan keselamatan diri sendiri,” himbau Iqbal.

    Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancamannya berupa penjara maksimal selama sembilan tahun.

    Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan Petugas Dari Tempat Kejadian Perkara. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

    Penjambretan tersebut terjadi pada Selasa (18/07) lalu. Saat itu kembar Andiani dan Andiana (19) berboncengan motor melaju di Jalan Raya Babat Jerawat, Surabaya. Tiba – tiba pelaku yang juga mengendarai sepeda motor datang dari belakang.

    Pelaku mengambil telepon genggam milik korban yang disimpan di dashboard motor dekat setir.

    Korban mengejar. Namun sesampai di depan Kantor Kecamatan Pakal, pelaku menendang dan korban langsung terjatuh ke jalur berlawanan.

    Naas, secara bersamaan melintas mobil brio dan langsung menabrak korban sampai keduanya patah kaki.

    Hingga berita ini ditulis, dua saudara kembar tersebut masih dirawat di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Andiani mengalami patah tulang kaki sedangkan kaki Andiana harus diamputasi sebatas diatas lutut. (Anggun)

    Check Also

    BEGINI HASIL AKHIR KONGRES LUB PERADRI

    WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Kongres Nasional Luar Biasa (KNLB) Perhimpuan Advokat Republik Indonesia (PERADRI) akhirnya berhasil …