Sabtu, 18 April 2026, 22:00
Home / NEWS / BAWASLU SULTRA DIDEMO
Pengunjuk Rasa Saat Melakukan Aksinya Di Depan Kantor Bawaslu Sultra. Sumber Foto : Ist

BAWASLU SULTRA DIDEMO

WAGATABERITA.COM – KENDARI. Bawaslu Sulawasi Tenggara (Sultra) didemo terkait seleksi anggota pengawas pemilu ada orang partai politik.

Demo itu di gelar Rabu, (09/08/2017) di Perempatan Kejaksaan Negri (Kejari) Kota Kendari, Jalan Abdulah Silondae.

Aksi unjukrasa dari Forum Pemerhati Penyelenggara Pemilu (FP3) Provinsi Sulawesi Tenggara dipimpin oleh Firman korlap.

Ini bentuk menyikapi salah satu calon pengawas pemilu (Panwas) dari Kabupaten Buton Utara yang masih berstatus sebagai staf ahli Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur yang diusung partai Demokrat.

Adapun tuntutan para pendemo, Meminta kepada Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara agar bekerja independen, Meminta Ketua Pansel Panwas Kabupaten Buton Utara agar segera menggugurkan calon Panwas atas nama Muhamad Sairman Sahadia, SH. Sementara tuntutan terakhir para mendemo menekankan kepada Bawaslu dan Panselnas, jika tuntutan mereka dalam jangka waktu 1 x 24 jam, tidak di indahkan maka akan menurunkan massa yang lebih besar lagi dari aksi yang dilakukan hari ini.

Ketua Bawaslu Sultra, Dr Hamirudin Udu, S.Pd, M.Hum, Saat Menerima Para Pendemo Di Ruang Aula Bawaslu Sultra. Sumber Foto : Ist

Usai melakukan aksinya di perempatan kantor Kejari Kota Kendari, massa FP3 sekira pukul 10 : 00 WITA, melanjutkan aksinya di Kantor Bawaslu Sultra di Jalan Sam Ratulangi, No. 19, Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari. Orarasi yang mereka teriakan pun, sesuai dengan tuntutan dan subtansi permasalahan yang mereka aksikan.

Beberapa saat melakukan aksinya, massa aksi diterima langsung oleh Ketua Bawaslu, Dr Hamirudin Udu, S.Pd, M.Hum. Ketua Bawaslu Sultra itu pun menjawab persoalan yang ada dalam tuntan para pendemo.

Dirinya menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi sangat mengharapakan masukan maupun ketikan dari masyarakat, apabila proses dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 mendatang ada permasalahan yang nantinya akan mengganggu proses pilkada.

“Kami meminta agar massa aksi memberikan bukti yang kuat terkait dengan keterlibatan Muhamad Sairman Sahadia, SH didalam partai politik, agar kami ada dasar yang kuat untuk menindak lanjutinya,” pinta Hamirudin, kepada para pedemo.

Ketua Baslu Sultra itu juga, meminta kepada para pedemo agar dapat bersama mengawal proses demokrasi yang akan di hadapi kesepian ini.

“Mari kita sama – sama mengawal proses demokrasi yang akan kita hadapi kedepan agar dalam pelaksanaannya berjalan aman, lancar dan sukses seperti apa yang menjadi harapan kita bersama. Dan persoalan aduan ini, akan kami tindak lanjuti untuk kami laporkan ke Bawaslu RI, bahwa ada salah satu Calon Panwas yang sudah mengikuti propert test terlibat dalam salah satu partai politik. Permasalahan ini juga nantinya kami bawa dalam Rapat Pleno seleksi Panwas Kabupaten Kota yang ada di Sultra,” tegasnya.

Usai  mendapatkan kejelasan atas tuntutan mereka, FP3 pun langsung mengisi format pengaduan resmi terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu calon anggota panwas Butur dan dipandu oleh salah satu anggota Bawaslu. Mereka pun langsung menyerahkan bukti – bukti pelanggaran yang mereka dapatkan kepada Bawaslu Sultra. Dan pada pukul 11 : 30 WITA, massa aksi membubarkan diri. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …