Kamis, 19 April 2018, 22:21
Home / EKONOMI / INSPIRASI / REMAJA DI SITUBONDO OLAH LIMBAH MENJADI MINIATUR BUS
Faris Remaja Yang Mengolah Limbah Bekas Kardus Dan Kertas Jadi Miniatur Kendaraan. Sumber Foto : Agus Susanto

REMAJA DI SITUBONDO OLAH LIMBAH MENJADI MINIATUR BUS

WAGATABERITA.COM – SITUBONDO. Kertas karton dan kardus yang biasanya di buang begitu saja, karena dianggap sebagai sampah, di Situbondo justru di sulap menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat menghasilkan jutaan rupiah.

Mohammad Faris kepada wagataberita.com Kamis (23/03/2017) mengaku merasa kebingungan karena permintaan terus meningkat, namun terkendala dengan pendanaan, dan motif baru atau model model bus yang belum di keluarkan oleh karoseri.

Faris, salah satu pemuda jebolan SMKN 1 Panji Situbondo, tergolong pemuda yang kreatif. Limbah seperti karton dan sejenisnya dapat bernilai ekonomis. Setelah melalui proses sentuhan tangan kreatifnya.

Karton dan kardus yang sudah tidak terpakai di olah menjadi Miniatur Bus dan segala macam kendaraan seperti truk, mobil, travel dan kendaraan angkutan penumpang lainya.

Miniatur – miniatur ciptaannya itu, dapat di letakkan menjadi hiasan di meja, lemari dan ruangan – ruangan kantor, utamanya di kantor atau perusahaan bus.

Miniatur bus angkutan umum seperti bus malam dan travel kendaraan wisata di buat dengan perbandingan satu banding seratus dua puluh, meskipun miniature terlihat lebih kecil dari pada aslinya, tidak mengurangi ornament dan detail detail yang berada di bus yang sebenarnya.

Seperti lampu sain depan dan belakang serta bangku – bangku dengan kemudi sopir, bahkan pintu dapat di buka tutup layaknya bus yang beroprasi. Untuk menyelesaikan satu unit miniature bus di butuhkan waktu satu setengah bulan hingga dua bulan.

Sejak awal, Faris mengaku terkendala dengan ornament – ornament dalam bus. Salah satunya bangku serta pengecatan yang membutuhkan ketelitian dan ketelatenan untuk menghasilkan layaknya bus yang sebenarnya.

Faris bisa mengeluarkan dana hingga Delapan Ratus Ribu Rupiah untuk jenis Miniatur bus malam dan Empat Ratus Ribu Rupiah untuk jenis miniature jenis travel. Ia menjual miniature dari harga Dua Puluh Ribu untuk Miniatur minibus jenis mobil pribadi, Dua Ratus Lima Puluh Ribu untuk jenis Truk angkutan barang dan satu setengah Juta Rupiah, Hingga Dua Juta Rupiah untuk jenis bus besar lengkap dengan ornament lampu.

Hasil kerajinan miniatur yang di tekuninya selama dua tahun terakhir sudah menembus ke pasar seluruh Indonesia, bahkan beberapa pemesan dari Australia dan Amerika sudah memesan sebanyak Seratus unit dengan jenis bus angkutan penumpang yang ada di luar negeri, sayangnya dia masih terkendala modal. (Agus Susanto/Dir)

Check Also

TERNYATA DOLLY DAN JARAK SEKARANG BERUBAH JADI WILAYAH PRODUKTIF

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dirasa berhasil merubah kawasan eks lokalisasi Dolly dan Jarak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *