Sabtu, 21 Juli 2018, 3:01
Home / NEWS / HUKUM / POLISI BONGKAR PRAKTEK HOME INDUSTRI KOSMETIK ILEGAL
Polisi Tunjukkan Barang Bukti Kosmetik Ilegal. Sumber Foto : Zulkiflie

POLISI BONGKAR PRAKTEK HOME INDUSTRI KOSMETIK ILEGAL

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kepolisian Resort Probolinggo Jawa Timur, membongkar praktek home industri kosmetik ilegal diDesa Gading Wetan Kecamatan Gading, Kamis (30/03/2017).

Petugas mengamankan 2 orang perempuan yakni NH dan SP, selaku pemilik dan sales yang bertugas mendistribusikan kosmetik ilegal, lewat internet. Dari pemeriksaan polisi, diketahui kosmetik yang diperjual belikan itu merupakan hasil racikan sendiri. Untuk bahan – bahannya, pelaku membelinya secara online dan diolah secara otodidak.

Terbongkarnya kasus itu, diawali adanya laporan masyarakat yang resah dengan banyak beredarnya kosmetik ilegal di pasaran. Petugas lantas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengamankan SP, sales yang menjual kosmetik tanpa ijin tersebut.

Wakapolres Probolinggo, Kompol Hendy Kurniawan menyampaikan, untuk produksi kosmetik ilegal petugas belum mengetahui pasti omsetnya mencapai berapa rupiah, namun dari pengakuan pelaku didapati informasi bahwa bisnis kosmetik tanpa ijin itu, sudah berlangsung selama 2,5 tahun.

“Dimungkinkan omset perbulannya bisa mencapai ratusan juta rupiah, karena dijual secara eceran dan harganya cukup terjangkau bagi konsumen,” terang Hendy.

Atas penangkapan keduanya, polisi mengamankan barang bukti puluhan mangkok berisi krim wajah, puluhan botol bekas, 2 kardus besar bahan – bahan pembuat cream, vitamin wajah, kantong plastik, dan mixer, serta puluhan bungkus cream siap edar.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya akan dijerat Pasal 196 dan Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan yang menyatakan, setiap orang yang sengaja memproduksi atau mengedarkan farmasi tidak memenuhi standar keamanan, dan tidak memiliki ijin edar bisa dipidana. Pasal 196 ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun, dan denda Rp1 miliar. Sedangkan Pasal 197 ancaman pidana penjara 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

SETUBUHI ANAK DI BAWAH UMUR, PRIA DI TRENGGALEK DITETAPKAN JADI TERSANGKA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. ,,Seorang pria asal Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo harus merasakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *