Senin, 18 Juni 2018, 6:45
Home / HOTNEWS / KELUARGA PENUMPANG KM MUTIARA SENTOSA 1 MULAI BERDATANGAN
Salati (Baju Merah) Dan Marta Saat Di Posko Informasi Korban KM Mutiara Sentosa 1. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

KELUARGA PENUMPANG KM MUTIARA SENTOSA 1 MULAI BERDATANGAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 1 mulai berdatangan ke posko laporan orang hilang dan korban yang berada di terminal penumpang Gapura Surya, Tanjung Perak, Surabaya.

Dari pantauan wagataberita.com di lapangan, tercatat ada dua orang yang mencari kepastian kondisi keluarganya pada Sabtu (20/05/2017) siang.

Mereka adalah Salati (39) dan Marta (35), warga Jalan Simorejo, Sukomanunggal, Surabaya. Salati adalah istri Joko Hariadi (43) dan Marta adalah istri Bambang Bona Irawan (44).

Suami mereka bekerja di perusahaan yang sama. Joko sebagai kernet dan Bambang sebagai sopir truk.

Salati menegaskan, Joko dan Bambang selamat dari musibah dan masih dirawat di Puskesmas Masalembu.

“Kami hanya mencari kepastian kapan mereka diantar pulang,” kata Salati.

Salati menceritakan, dia mendapat kabar musibah dari suaminya sekitar pukul 17 : 00 WIB.

“Dia cuma bilang kalau kapalnya tenggelam. Kamu jangan khawatir karena aku selamat dan masih di puskesmas Masalembu,” kata Salati menirukan ucapan Joko.

Joko tak bisa bercerita banyak bagaimana dia bisa selamat karena masih muntah – muntah karena kebanyakan menelan air laut. Namun dia sempat mengatakan kalau dia diberi jaket penyelamat sebelum terjun ke laut.

“Begitu terjun ke laut, dia ditolong nelayan,” kata Salati.

Saat musibah itu, lanjut Salati, Joko terpisah dengan Bambang. “Suami saya masih terus mencari Bambang. Kata Marta, Bambang selamat,” ucap Salati.

Sementara itu, Marta mengungkapkan, suaminya sempat memberi kabar melalui telepon dan pesan singkat.

“Dia selamat. Tapi tidak bisa saya hubungi. Terakhir dia SMS jam tujuh pagi tadi,” kata Marta.

Marta mengatakan, dia mendapat kabar musibah tersebut dari suaminya.

“Suami saya telepon sekitar jam enam malam. Dia bilang kapalnya kebakaran. Setelah itu dia SMS sekitar jam sepuluh malam. Katanya dia sudah di kapal,” ungkap Marta.

Marta tidak bisa tidur karena ada yang menyebut Bambang termasuk penumpang yang tewas.

“Hapenya (Bambang, red) tidak bisa dihubungi. Benar apa nggak?” tutur Marta. (Anggun)

Check Also

GEMPA DI SUMENEP, PEMPROV JATIM LANGSUNG KIRIM BANTUAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gempa bumi dengan kekuatan 4,7 SR terjadi di wilayah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *