Jumat, 20 Juli 2018, 9:32
Home / NEWS / POLISI BURU OTAK PUNGLI
Kerabat AM Saat Hendak Membesuk Di Mapolres Probolinggo. Sumber Foto : Zulkiflie

POLISI BURU OTAK PUNGLI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kepolisian Resort Probolinggo Jawa Timur, terus menyelidiki dan mencari otak, dibalik kasus pungutan dana desa, yang sebelumnya menyeret seorang oknum PNS di kecamatan Paiton, lantaran terkena Operasi tangkap tangan petugas.

Hal itu, ditegaskan Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, yang menyampaikan jika terus memburu otak atas kasus Pungli itu. Kepolisian hingga kini terus mengumpulkan alat bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

“Kasus Pungli, masih dalam penyelidikan. Baru ada 3 saksi yang diperiksa, 1 diantaranya berinisial W (pegawai bank), dan 2 kepala desa” terang Arman. Sabtu (20/05/2017).

Dari pemeriksaan W, ia mengaku memotong dana desa, atas permintaan AM selaku Kasi PMD. Masing – masing desa dipungli bervariasi, antara Rp.9 – 9,5 juta. Uang itu lantas dipotong saat dana itu dicairkan oleh Kepala Desa.

Sementara, dalam waktu dekat tim penyidik Tipikor, akan memeriksa dan memintai keterangan kades lainnya di wilayah Kecamatan Paiton, yang diperkirakan menjadi korban pemotongan dana desa.

Hingga kini, AM menginap di sel tahanan Polres Probolinggo bersama tahanan lainnya, dan informasinya telah dijenguk oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Ahmad Musyayyib, ayah AM, dan Camat Paiton M. Yasin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Unit Tipikor Polres Probolinggo, mengamankan AM, seorang oknum Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kecamatan Paiton, Rabu lalu (17/05), Lantaran diduga melakukan Pungli dana desa, Sebesar Rp 137,5 juta, dari 14 desa di kecamatan Paiton. AM ditangkap, saat hendak ke kantor kas Bank Jatim Nurul Jadid, yang ditengarai akan mengambil uang hasil pungli dari 14 desa, yang sudah mencairkan DD itu. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

MERASA KESAL TAK DIPERHATIKAN PEMERINTAH, WARGA PROBOLINGGO PERBAIKI JALAN SENDIRI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Tak kunjung ada perbaikan, warga Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *