Sabtu, 23 Juni 2018, 13:31
Home / PROBOLINGGO / RITUAL MENDAK TIRTA UMAT HINDU SUKU TENGGER JELANG YADNYA KASADA
Pengambilan Air Suci Di Mata Air Terjun Madakaripura. Sumber Foto : Zulkiflie

RITUAL MENDAK TIRTA UMAT HINDU SUKU TENGGER JELANG YADNYA KASADA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dengan berjalan kaki menuju mata air suci, air terjun Madakaripura, Desa Nogorejo Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Puluhan umat Hindu warga suku Tengger, menggelar ritual Mendak Tirta, (06/07/2017).

Mendak Tirta, merupakan proses pengambilan air suci bagian dari prosesi adat, sebelum menginjak peringatan Yadnya Kasada tahun 2017. Dengan harapan, antara hubungan manusia dengan manusia, serta manusia dengan pencipta, maupun manusia dengan alam, agar menyatu dalam hubungan harmonis.

Pada ritual ini, warga suku Tengger membawa beberapa sesaji hasil bumi, untuk nantinya diberikan doa – doa, di pelataran tempat suci air terjun Madakaripura. Tujuannya, minta ijin ke Shang Yang Widiwasa untuk mengambil air suci di lokasi setempat.

Peletakan Air Suci Di Pure Luhur Paten. Sumber Foto : Zulkiflie

Usai melakukan ritual doa bersama, warga suku Tengger lantas mengunjungi mata air terjun Madakaripura, guna mengambil air suci. Serta, melarung sejumlah sesaji yang telah diberi mantra oleh dukun Tengger.

Menutupi prosesi ritual, dukun Tengger lantas meletakkan air suci, yang diambil dari mata air terjun Madakaripura, di Pura Luhur Poten yang berlokasi di tengah lautan pasir gunung Bromo.

“Pengambiln air suci di air terjun Madakaripura sengaja dipilih, lantaran lokasi tersebut merupakan daerah keramat yang diketahui sebagai tempat pertapaan Patih Gajah Mada. Patih Gajamada sendiri, merupakan leluhur suku Tengger, dan dikenal sebagai penguasa nusantara” terang Romo Mangku Sugiono, Pemangku Luhur Poten.

Camat Sukapura,Yulius Christian menyampaikan, pada ritual Mendak Tirta kali ini, umat Hindu suku Tengger yang terlibat merupakan warga desa Ngadirejo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Guna melangsungkan kelestarian adat dan budaya suku Tengger, pemerintah daerah setempat melalui kecamatan akan terus memfasilitasi keperluan adat setempat.

Sementara itu, Mendak Tirta sendiri tak hanya dilakukan umat Hindu suku Tengger Sukapura, Probolinggo. Umat Hindu Pasuruan, juga melakukan ritual yang sama, namun dilokasi yang berbeda. Yakni, di mata air Widodaren. Sedangkan umat Hindu Lumajang, melakukan ritualnya di mata air Ranu Pani. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

DITANGKAP SAAT MABUK LEM BOCAH INI NANGIS

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sungguh miris kelakuan 6 bocah yang masih berusia di bawah umur ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *