WAGATABERITA.COM – MUNA. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Kamis (03/08/2017), di padati warga dari berbagai kecamatan. Ada yang mengurus pergantian, ada pula yang melakukan pengurusan baru untuk mendapatkan legalitas kependudukan (KTP). Serta ada pula yang melakukan pengurusan Akta Lahir dan Kartu Keluarga.
Para pegawainya, sekira pukul 10 : 15 WITA, terlihat sibuk melaksanakan tugasnya, namun diantara mereka tidak sepenuhnya melaksanakan tugasnya dengan benar. Seperti halnya pada loket pendaftaran pembuatan KTP, terlihat kedua loket itu kosong tidak ada pegawai yang bekerja.
“Dimana kah mereka ini. Saya hanya menginput sendiri,” keluh salah satu pegawai kepada wagataberita.com, yang sedang melakukan penginputan formulir pembuatan KTP.

Bukan hanya pada persoalan pegawai, yang tidak melaksanakan tugasnya dengan benar, namun ada beberapa hal yang sangat krusial yang hampir setiap saatnya dilanggar oleh warga ketika dalam pengurusan di Dispenduk Capil.
Terlihat beberapa warga yang seharusnya bukan pada tempatnya untuk berinteraksi, untuk berurusan, justru keluar masuk dalam ruang kerja para petugas Dispenduk Capil yang sedang bekerja. Disiplin antrian, yang mesti di laksanakan, justru petugas Dispenduk Capil, juga membebaskan warga berlalu – lalang dalam ruang kerja mereka. Sementara warga lainnya yang mengantri justru terus menunggu sampai tiba giliran mereka.
Terkait persoalan tersebut, Kepala Dispenduk Capil, saat di konfirmasi tidak berada di tempat. Salah seorang pegawainya yang juga di temui wartawan wagataberita.com, mengatakan kalau Kadisnya sedang keluar mengikuti rapat di Galampano. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.