WAGATABERITA.COM-TRENGGALEK.Β Seorang santriwati Pondok Pesantren Al – Huda Desa Banjar, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek harus meregang nyawa lantaran terjatuh dari lantai 2 pada, Minggu (06/08) dini hari.
- SANTRI PROBOLINGGO BERSIH – BERSIH PAKU POHON
- SAMBUT UNBK, RIBUAN PELAJAR DAN SANTRI SURABAYA GELAR DOA BERSAMA
- TANGGULANGI ABRASI, PULUHAN SANTRI PROBOLINGGO TANAM RIBUAN BIBIT MAGROVE
- SANTRI KUASAI BAHASA MANDARI, PUKAU RIBUAN WARGA TIONG HUA
- Meski Diguyur Hujan,Santri Darul Ulum Kepuh Doko Peringati I Muharram
Korban yakni Dwy Mulia Susi (16), warga Dusun Tengger RT 17 RW 09 Desa Karang Mulyo Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan itu ditemukan tergeletak tak sadarkan diri oleh salah seorang saksi yang bernama Sodiq (30).

Menurut informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, sekira pukul 01 : 30 WIB dini hari. Bermula saat Sodiq, salah satu saksi mendengar adanya suara benda terjatuh dari arah Ponpes tersebut. Curiga akan hal itu, kemudian Sodiq mencari dan mendekati asal suara tersebut.

Tepatnya di gang sebelah Utara Ponpes Al – Huda Panggul Kabupaten Trenggalek, Sodiq mengetahui barang yang menyerupai pakaian tepatnya disebelah Utara Ponpes Al – Huda. “Saat saksi yang bernama Sodiq ini mendatangi asal suara tersebut, saksi melihat barang menyerupai pakaian yang kemudian memastikannya,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi saat dikonfirmasi, Senin (07/08/2017).
Supadi menambahkan, alangkah terkejutnya saksi bahwa dirinya melihat seorang santri perempuan di pondok Ponpes Al – Huda dengan posisi tergeletak tidak sadarkan diri. Diduga santriwati tersebut terjatuh dari lantai 2 asrama Ponpes Al-Huda.

“Melihat hal tersebut saksi kemudian memanggil warga sekitar dan para santri pondok untuk menolong dan membawa korban masuk kedalam pondok untuk diberi pertolongan pertama, karena dirasa luka dari perempuan tersebut parah kemudian pengurus Ponpes Al – Huda membawanya ke Puskesmas dan memberitahu pihak keluarga korban,” imbuhnya.
Kata Supadi, mengetahui kondisi korban semakin parah akhirnya pihak keluarga segera merujuk korban ke RSUD Dr Soedomo Trenggalek untuk dilakukan perawatan.
Namun pada saat tiba di rumah sakit, kondisi korban semakin melemah hingga akhirnya korban meninggal dunia. “Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada unsur bunuh diri,” pungkas Supadi. (Ayu Mila Sari/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.