Selasa, 12 Desember 2017, 23:13
Home / KESEHATAN / PELAYANAN RSUD TRENGGALEK KEMBALI DIKELUHKAN
Para Pasien Yang Mengantri Demi Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Poli Jantung Fi RSUD Dr Soedomo. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

PELAYANAN RSUD TRENGGALEK KEMBALI DIKELUHKAN

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Pelayanan poli jantung yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedomo Trenggalek kembali dikeluhkan pasien. Seperti yang diketahui, setiap hari pelayanan di poli jantung di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek memang selalu dipadati oleh pasien.

Bahkan ada pula pasien yang rela mengantri sejak pagi demi mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Daerah ini. Meski pelayanan poli jantung di rumah sakit ini dibuka pukul 08 : 00 – 13 : 00 WIB, namun hingga pukul 11 : 30 WIB, sejumlah pasien yang mengantri belum juga mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis.

Salah satu pasien jantung mengatakan bahwa dirinya sudah mengantri sejak pukul 05 : 00 WIB, demi mendapatkan pelayanan, namun hingga siang hari, belum ada kegiatan pelayanan di poli jantung. “Saya menunggu ruangan yang tidak ada dokter spesialisnya. Bahkan sejak pukul 05 : 00 WIB, hingga hampir pukul 12 : 00 WIB, pelayanan di poli ini belum dibuka,” ungkap Muhanan, Selasa (05/12/2017).

Ditambahkan Hanan sapaan akrabnya, sejak mengantri, dirinya sama sekali tak melihat ada dokter maupun perawat yang ada didalam ruangan. Bahkan pihak rumah sakit pun juga tidak memberikan keterangan terkait kapan dibukanya pelayanan di poli tersebut.

“Namun saat sejumlah pasien mulai mengeluhkan pelayanan di poli jantung yang ada di rumah sakit ini, beberapa petugas kesehatan mulai beraktivitas. Meski dokter spesialisnya tidak ada,” imbuhnya.

Tidak hanya sekali ini saja, pelayanan dokter spesial yang ada di RSUD Dr. Soedomo dikeluhkan pasien baik di poli jantung maupun poli yang lain. Hal tersebut terjadi lantaran dokter di RSUD tersebut hanya ada 1 tenaga spesialis saja.

Meski begitu, pihak rumah sakit mengaku bahwa pihaknya sudah berusaha memaksimalkan pelayanannya. Akan tetapi karena minimnya tenaga spesialis, pelayanan kesehatan yang ada sering terbengkalai lantaran masih menangani pasien –  pasien yang lain. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

SMK DI TRENGGALEK SUMBANG ANGKA PENGANGGURAN TERBESAR

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tempe Kripik, sumbang angka pengangguran terbesar ketimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *