Selasa, 12 Desember 2017, 23:13
Home / NEWS / SAT POL AIR AWASI KETAT KEMUNCULAN HIU TUTUL
Petugas Pantau Kawanan Hiu, Selasa (05/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

SAT POL AIR AWASI KETAT KEMUNCULAN HIU TUTUL

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sat Pol Air Polres Probolinggo, Jawa Timur, melakukan patroli laut, guna mengamankan kawanan Hiu Tutul atau Whale Shark, yang semenjak 2 hari terakhir muncul ke permukaan laut utara Probolinggo, Selasa (05/12/2017).

Pengamanan dilakukan secara cepat, lantaran Hiu Tutul merupakan salah satu jenis mamalia laut, yang dilindungi pemerintah. Hal itu sesuai, Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 18/ Kepmen-KP/2013 dengan status perlindungan penuh.

Dengan menggunakan Speed Boat, petugas menyisir tiap bagian perairan laut Probolinggo, mulai dari tepian hingga tengah lautan. Tujuannya, yakni melakukan pemantauan bagi rombongan kapal wisatawan, yang tengah melihat aksi kawanan Hiu Tutul berenang mencari makan Plankton di Lautan.

Selain memantau, petugas juga memberikan himbauan bagi para wisatawan, agar tidak mengganggu kawanan Hiu Tutul, serta memberikan pakan sembarangan terhadap mamalia laut, bernama lain Rhincodon Typus itu.

Tak hanya menyasar, rombongan kapal wisatawan. Pengamanan laut, juga dilakukan petugas terhadap para nelayan Probolinggo. Para nelayan diminta, agar berhati – hati saat melakukan penangkapan ikan, yakni ketika menebarkan jaring dilautan. Dikhawatirkan, mamalia laut itu nantinya, ikut tersangkut jaring nelayan.

Diketahui, kawanan Hiu Tutul biasanya muncul di perairan laut utara Probolinggo, sejauh 1 mil dari pelabuhan Tanjung Tembaga. Mereka muncul secara berkelompok, dan jumlahnya kini telah mencapai belasan ekor.

Petugas Himbau Wisatawan, Selasa (05/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

Mulai dari Hiu anakan, hingga Hiu berusia dewasa seluruhnya muncul di perairan laut Probolinggo. Ukurannya cukup beragam, mulai dari 3 meter hingga terbesar mencapai 8 meter.

Kaur Mintu Pol Air Polres Probolinggo, Bripka Edi Susanto menjelaskan, pengamanan Hiu Tutul dilakukan agar ekosistem mamalia laut itu tetap terjaga, dan tidak terganggu keberlangsungan hidupnya. Pasalnya, keberadaan Hiu Tutul saat ini nyaris langka, dan habitatnya cenderung mengalami penurunan.

“Kita amankan hiu – hiu tutul tersebut, agar habitatnya tetap terjaga. Kita awasi ketat keberadaannya, dan saya himbau wisatawan agar tidak terlalu dekat melihatnya, serta nelayan hati – hati saat melaut,” tandas Edi. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

300 PASUTRI NIKAH MASSAL DI PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dengan mengenakan berbagai model baju pengantin,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *