WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Trenggalek mulai merangkak naik. Salah satunya terjadi pada harga daging ayam. Kenaikan harga daging ayam diperkirakan akan naik hingga awal tahun 2018 mendatang.
Seperti yang terlihat di pasar Basah Kabupaten Trenggalek, kenaikan harga daging ayam mulai terjadi sejak 1 minggu terakhir. Saat dikonfirmasi, salah satu pedagang daging ayam di pasar Basah mengungkapkan bahwa kenaikan harga daging ayam dipastikan naik setiap menjelang Natal dan Tahun Baru.
- 2 PEKAN MENDEKATI RAMADHAN HARGA DAGING AYAM DAN BUMBU DAPUR DI JEMBER NAIK
- MENDEKATI RAMADHAN HARGA TELUR AYAM DITINGKAT PETERNAK NAIK 40%
- MENDEKATI RAMADHAN HARGA IKAN DI JEMBER NAIK 20%
- HARGA CABAI RAWIT MERAH MELONJAK, KONSUMEN PILIH CABAI HIJAU
- TEMBUS 120 RIBU PERKILO, PEDAGANG CABAI OPLOS CABAI MERAH, PUTIH DAN HIJAU
“Melihat di tahun – tahun sebelumnya, kenaikan harga daging ayam memang selalu terjadi. Utamanya menjelang perayaan Natal dan Tahun baru. Hal ini biasa terjadi 1 minggu sebelum perayaan Natal dan usai tahun baru,” ungkap Sugi, Sabtu (23/12/2017).
Diakui ibu 3 anak ini, jika harga daging ayam sebelumnya dikisaran Rp 28 ribu rupiah per kilogram, saat ini sudah naik mencapai Rp 30 ribu rupiah per kilogram. Dipastikan harga tersebut masih diprediksi akan naik kembali, seiring banyaknya permintaan akan daging ayam jelang Natal dan tahun baru.
“Kalau untuk permintaan konsumen sampai saat ini memang jauh lebih besar ketimbang hari – hari sebelumnya. Mereka juga tidak mempermasalahkan kenaikan harga daging ayam ini, mengingat hal ini selalu terjadi menjelang tahun baru,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, salah satu pedagang daging sapi mengatakan jika harga daging saat ini masih belum mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Diketahui harga daging sapi di kisaran Rp 105 ribu rupiah per kilogram, dan belum mengalami kenaikan harga hingga saat ini. “Saat ini harga daging sapi masih di kisaran Rp 105 ribu rupiah per kilogram. Memang belum ada kenaikan harga. Akan tetapi berdasarkan pengalaman di tahun – tahun sebelumnya, kenaikan harga daging sapi bisa mencapai Rp 120 – 130 ribu rupiah per kilogram,” terang Asih.
Kenaikan harga pada sejumlah daging ayam dan sapi diprediksi akan terus terjadi hingga awal tahun. Pasalnya kondisi seperti ini diketahui sudah menjadi jadi rutinitas yang selalu terjadi dalam setiap tahunnya.
Meski begitu, kenaikan harga yang terjadi akan kembali normal seiring berakhirnya perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. (Ayu Mila Sari)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.