WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pembukaan pasar Gunung Anyar menuai protes dari warga Gunung Anyar sendiri terutama warga yang berdiam di RW 02. Itu dikarenakan pihak pemerintah kecamatan tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu.
Warga tidak tahu – menahu pembukaan pasar ini. Padahal yang mengusul untuk dibangun pasar di Gunung Anyar RW 02,” kata Nafan, warga RW 02.
Dia menambahkan langkah yang dilakukan tanpa sosialisasi sangat merugikan warga utamanya yang sehari – harinya mereka sebagai pedagang. Utamanya warga RW 02.
- PEMKAB TRENGGALEK TANGGAPI SERIUS PEREDARAN WORTEL IMPORT
- TEKAN LONJAKAN HARGA BAHAN POKOK, BULOG BONDOWOSO KENALKAN RPK
- POLISI AKAN TINDAK TEGAS PENIMBUN SEMBAKO
- PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR PASTIKAN STOK BAHAN POKOK AMAN
- CEGAH PERMAINAN TENGKULAK NAKAL, BULOG JEMBER DIDAMPINGI DIRJEN PANGAN, BORONG GABAH
Sementara itu Wakil Ketua RW 02 Ali mengatakan sangat menyayangkan karena tidak ada sosialisi kepada warganya. “Pasar ini bangun atas usulan kami. Aneh mau digunakan, justru kami tidak tahu,” Ali.
Itu sebabnya dia meminta agar para pedagang yang menjual di pasar Gunung Anyar benar – benar warga Gunung Anyar.
“Ini perlu diverifikasi. Agar warga RW 02 juga berkesempatan berjualan di pasar ini,” tandas Ali.
Protes yang mendapat penjagaan dari jajaran Polsek Rungkut dan Satpol pp – satpol pp kecamatan Gunung Anyar itu akhir nya teredam, setelah Camat Gunung Anyar, Dewanto Kalegowo menerima semua keluhan warga untuk membicarakan kembali dan memverifikasi dengan ketat berkas calon pedagang di Gunung Anyar. Meski begitu, warga masih terlihat merasa kecewa. (Aisah Lailatul Faulana/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.