Minggu, 23 September 2018, 13:24
Home / NEWS / BUPATI PASANGKAYU : SINERGITAS PEMERINTAH DAN PERS PENTING DILAKUKAN

BUPATI PASANGKAYU : SINERGITAS PEMERINTAH DAN PERS PENTING DILAKUKAN

WAGATABERITA.COM – PASANGKAYU. Bupati Pasangkayu Ir.H. Agus Ambo Djiwa, begitu semangat dalam membangun daerahnya setelah berhasil menganti nama daerah yang semula bernama Kabupaten Mamuju Utara, pada 06 Maret 2018 lalu, dan kini menjadi Kabupaten Pasangkayu, bersama Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP).

Semangat dia disampaikan Bupati Agus disela Pelantikan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Selasa (10/04/2018).

“Sebelumnya daerah ini bernama Kabupaten Mamuju Utara, setelah 15 tahun menjadi Kabupaten kini berubah nama menjadi Kabupaten Pasangkayu,” tutur dia.

Dikatakan dia dengan tema pelantikan IWO yakni ‘Bersama Pers Membangun Kabupaten Pasangkayu’ sejalan dengan apa yang menjadi cita – cita pemerintah daerah. Dengan berubahnya nama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perkembangan pembangunan di Kabupaten Pasangkayu.

“Muncul kebersamaan, sehingga apa yang menjadi penting untuk kemajuan Pasangkayu di usai ke 15 ini, secara bertahap mulai banyak perubahan, Karena membangun tidak hanya dibebankan ke Pemda setempat, karena itu perlu sepirit kebersamaan. Kehadiran IWO sangat penting, sehingga Kabupaten ini bisa setara dengan kabupaten – kabupaten lainnya yang ada Indonesia lebih dulu,” ujar dia.

Dia menyakinkan dalam rangka membangun daerah khususnya Kabupaten Pasangkayu, perlunya peran pers.

“Tanpa peran pers kita tidak bisa mengkoreksi apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan kita. Olehnya itu, sinergitas pemerintah dengan pers sangat di butuhkan,” ungkapnya.

Menyikapi sambutan Ketua Umum IWO Jodhi Yudono bahwa diera teknologi dan munculnya media sosial hadirlah apa yang dinamakan citizen jurnalisme, masyarakat menulis sendiri, karena tidak puas dengan pemberitaan yang ada. Dia mengakui hal itu, karena Pemerintah tidak bisa menyajikan informasi dan persoalan yang terjadi, baik itu informasi dari pemerintah maupun dari masyarakat begitu juga persoalan ekonomi, sosial, budaya, ekonomi, pendidikan dan pariwisata.

“Bangsa ini mengalami degradasi moral, sebenarnya kita belum siap. Bangsa kita, bangsa yang punya budaya dan kultur, dan kini muncul kebebasan yang disebut rezim kebebasan, padahal kita belum siap menerima itu. Apalagi adanya media sosial, semua pemberitaan bisa kita bikin, karenanya peran pers sangat penting. Ini menjadi masalah bersama baik diantaranya masalah pendidikan, sosial, dan pers sangat di butuhkan,” tutup dia.

Sebelumnya Jodhi Yudono berharap IWO Kabupaten Pasangkayu, bisa menjadi wartawan yang dapat memberikan kontribusi kepada generasi mendatang, seperti halnya memberi pelatihan kepada para pelajar baik SMP dan SMA.

“Karena saat ini media sosial sangat berhubungan dekat dengan mereka (pelajar), karena itu ajarkan penulisan yang baik untuk adik – adik di SMA. Jika, butuh tenaga menjadi penulis jurnalis bisa mengajak pimpinan pusat,” ucap Jodhi. (Red/IWO)

Check Also

PERHATIKAN JASA DAN PENGABDIAN PEGAWAI PADA NEGARA, PEMERINTAH SEGERA RAMPUNGKAN PPPK

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pemerintah terus memberikan perhatian bagi kepentingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *