Minggu, 21 Oktober 2018, 8:28
Home / NEWS / GUNAKAN KAPAL LAUT, ASGARIN KIRIM SEMBAKO KE SUKU ASMAT PAPUA
Ketua Asosiasi Gaharu Indonesia, Rabu (18/04/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

GUNAKAN KAPAL LAUT, ASGARIN KIRIM SEMBAKO KE SUKU ASMAT PAPUA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sedikitnya 2.500 Ton bantuan sembako, berupa beras, gula, mie instan ataupun lainnya, dikirimkan ke kabupaten Asmat, Papua menggunakan kapal laut KM Harapan Baru 77, pada Rabu (18/04/2018).

Pengiriman bantuan sembako sendiri, diberangkatkan dari pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo, dan akan menempuh perjalanan sekitar 14 hari kedepan. Dengan melintasi sejumlah perairan laut timur Indonesia, seperti perairan laut Arafura, Bali, Flores dan lainnya.

Bantuan kemanusiaan, diberikan oleh para pelaku usaha Gaharu, yang tergabung dalam Asosiasi Gaharu Indonesia atau ‘ASGARIN’. Dikirimnya bantuan sendiri oleh para pengusaha Gaharu itu, sebagai bentuk keprihatinan atas bencana gizi buruk yang tengah menimpa masyarakat suku Asmat di Papua.

Menurut nakhoda kapal Harapan Baru, Darwis mengatakan, dalam pengiriman logistik bantuan kemanusiaan kali ini, ada sekitar 7 anak buah kapal atau ‘ABK’ yang terlibat. Kapal sendiri diperkirakan akan sampai 2 minggu kedepan, dan rencananya bersandar di pelabuhan Agats kabupaten Asmat.

Kapal Pengangkut Bantuan, Rabu (18/04/2018) Sumber Foto : Zulkiflie

“Kita perkirakan perjalanan akan menempuh waktu 2 pekan ke depan, namun tetap melihat kondisi cuaca juga seperti apa,” ujar Darwis.

Sementara itu, ketua Asosiasi Gaharu Indonesia, Syamsu Alam menyampaikan, pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan kali pertama dilakukan. Dipilihnya kabupaten Asmat, lantaran daerah setempat merupakan titik lokasi bencana gizi buruk yang tengah melanda.

“Ini bentuk keprihatinan kami sebagai sesama warga indonesia, utamanya daerah papua merupakan satu daerah yang menjadi sumber pasokan bahan baku kayu gaharu untuk usaha kami, yang tergabung dalam asgarin,” Ungkap Alam.

Syamsu Alam menjelaskan, jika pasokan bahan baku kayu Gaharu dari Papua ke kota Probolinggo bisa mencapai 1500 Ton. Sementara jumlah pengusaha Gaharu sendiri yang ada di kota Probolinggo, mencapai 5.023 orang. (Zulkiflie)

Check Also

TAK NGOPI, CAK YUHAS JUGA INGIN MENGERTI KOPI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Itulah bila menjadi seorang Politikus, mereka harus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *