WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Puluhan nelayan pesisir Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, beberapa hari terakhir diketahui memilih libur melaut.
Tingginya gelombang ombak di lautan, membuat para nelayan setempat tak berani melakukan aktifitas penangkapan ikan, baik menggunakan jaring maupun pancing.
Guna mengisi aktifitas kesehariannya, para nelayan saat ini terpaksa hanya memperbaiki perahunya, ataupun merajut jaring – jaring ikan. Tidak adanya masukan penghasilan hidup, sangat diresahkan oleh para nelayan.
Mereka (nelayan) berharap kondisi cuaca segera normal, agar bisa melaut kembali. Hal itu, seperti yang diungkapkan Suyono (50), salah seorang nelayan Pesisir Desa Randuputih.
Dijelaskan Suyono, jika tingginya gelombang ombak di lautan saat ini mencapai 3 meter. Banyak nelayan terpaksa tak melaut, lantaran takut perahunya terbalik diterjang kerasnya ombak.
“Nelayan sekarang takut melaut pak, gimana lagi dari pada membahayakan keselamatan. Ya kita libur dulu sementara,” ungkap Suyono, Selasa (19/06/2018).
Senada, Rohim (38), nelayan lainnya menyampaikan, jika gelombang laut sudah tak bersahabat, semenjak sepekan lalu. “Sudah satu mingguan terpaksa tidak melaut pak, ya sebetulnya kita bingung juga gimana biar dapat penghasilan. Tapi kalo kita nekat, nyawa bisa jadi taruhannya,” keluhnya.
Rohim menambahkan, nelayan baru akan kembali melaut jika gelombang sudah normal, yakni setinggi sekitar 1 meter. “Sementara libur dulu saja, sebab meskipun dipaksakan hasil tangkapan ikan juga kemungkinan sedikit,” tandasnya. (Zulkiflie)
- ARUMI AJAK SELURUH ELEMEN FORIKAN SASAR PESANTREN RUTIN KONSUMSI IKAN
- DINAS PERIKANAN KOTA PROBOLINGGO PESTA BAKAR IKAN GRATIS
- PROMOSI IKAN JATIM ADAKAN EVENT ‘JATIM FISH AND MARINE EXHIBITION’
- FORIKAN BERHASIL TINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT KONSUMSI IKAN
- PRODUKTIVITAS PERIKANAN JATIM MENINGKAT, KONTRIBUSI PDRB LUAR BIASA
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.