Sabtu, 18 Agustus 2018, 5:33
Home / PROBOLINGGO / MESKI JUARA “MUAYTHAI” NASIONAL, ATLIT INI HIDUP MISKIN
Atlit Juara Nasional "Muaythai" Bersama Keluarga, Senin (16/07/2018) Sumber Foto : Zulkiflie

MESKI JUARA “MUAYTHAI” NASIONAL, ATLIT INI HIDUP MISKIN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Cerita seorang atlit berprestasi, namun berada di bawah garis kemiskinan tak hanya terjadi pada Lalu Muhammad Zuhri, atlit yang berhasil menyabet juara dunia lari 100 meter U – 20 di Finlandia.

Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tepatnya di pelosok Dusun Karang Tengah, Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran. Ada juga seorang atlit juara nasional “Muaythai” yang hidup dalam kondisi yang sama.

Atlit bela diri tersebut, yakni Andika seorang pemuda yang masih berusia 19 tahun. Atlit dengan segudang prestasi itu, merupakan anak buah cinta Sahab (70) dan Muti (60).

Diungkapkan Andika, jika kedua orang tuanya masing – masing hanyalah bekerja sebagai pencari rumput, dan penjual sayuran ke kampung – kampung. Namun demikian, meski berasal dari keluarga tidak mampu Andika tetap semangat mengukir prestasinya.

“Keluarga saya merupakan orang tidak mampu pak, tapi saya yakin bisa membanggakan mereka. Kalo awalnya, saya bergabung “Sasana Gedung 8” wadah olah raga Muaythai di Pasuruan, karena disini tidak ada. syukur, tekad saya membuahkan hasil,” ungkap Andika, Senin (16/07/2018).

Dijelaskannya, jika selama menjalani karirnya atlit Muaythai, ia mampu menyabet segudang prestasi. Mulai kejuaraan Muaythai tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

“Alhamdulillah seringkali menang pak, baik untuk kejuaraan daerah, provinsi, dan pekan olah raga nasional (PON),” tandasnya.

Kemiskinan keluarga Andika, dibenarkan Rupat, selaku Kepala Desa Gunung Tugel. Ia juga mengaku iba atas kondisi keluarga Andika, dimana memiliki prestasi gemilang, namun harus hidup serba kekurangan.

“Saya harap, pemerintah bisa memberikan sedikit perhatian kepadanya. Kasihan pak, jangankan membeli perlengkapan olah raga, buat kebutuhan sehari – hari saja kurang,” jelas Rupat. (Zulkiflie)

Check Also

MENDEKATI PUNCAK HUT RI, KUNJUNGAN WISATAWAN KE BROMO NAIK 50%

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan obyek wisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *