WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Pasca dikabarkan resmi mendampingi Menteri Khofifah Indar Parawansa sebagai calon Gubernur Jawa Timur tahun 2018 mendatang, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak terancam putus kontrak politik dalam masa kepemimpinan Kabupaten Trenggalek selama 5 tahun. Bahkan tak sedikit pula yang beranggapan bahwa program pembangunan selama masa kepemimpinan Emil Dardak dan Mochammad Nur Arifin banyak yang belum terselesaikan.
Sejumlah anggapan yang menyebutkan bahwa Bupati Emil belum sepenuhnya memenuhi janji politik selama menjabat di Trenggalek mendapat perhatian dari Suami Arumi Baschin ini. Dirinya mengatakan untuk melihat tuntas pembangunan yang dilakukan selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Tempe Kripik tidak bisa dilihat hanya dengan sesuatu yang sederhana.
“Terselesaikan atau tidak suatu pembangunan di suatu daerah memang tidak bisa begitu saja dilihat secara sederhana. Pembangunan suatu daerah bisa dilihat maju atau berkembang harus dilihat dari berbagai sisi. Karena pembangunan merupakan suatu proses yang berkesinambungan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2017).
Lebih lanjut, bapak 2 anak ini mengatakan jika beberapa anggapan yang menilai belum tuntasnya pembangunan di daerah, tergantung dari sudut mana penilaian tersebut. Namun selama ini dirinya juga mengaku telah berkomitmen untuk selalu melaksanakan tugas dengan integritas diantaranya kejujuran, sesuai prosedur dan tidak menyalah gunakan jabatan.
“Saya yakin hingga akhir tahun 2017 ini, pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek sudah melakukan langkah – langkah fungsi fundamental yang memiliki andil besar untuk membawa Trenggalek lepas landas,” tegasnya.
Dikatakan bahwa Trenggalek mampu lepas landas, dapat dilihat dari rencana pembangunan pelabuhan nusantara di Pantai Prigi, proses lanjutan Jalur Lintas Selatan (JLS) dan beberapa program pembangunan lainnya yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. (Ayu Mila Sari/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.