Senin, 20 April 2026, 0:59
Home / NEWS / HUKUM / JUDI BOLA ONLINE BEROMSET RP 9,6 M DIBONGKAR, BAPAK DAN ANAK DI TANGKAP
Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera, SIK Menunjukkan Barang Bukti Berupa Uang Tunai. Sumber foto : Anggun Angkawijaya

JUDI BOLA ONLINE BEROMSET RP 9,6 M DIBONGKAR, BAPAK DAN ANAK DI TANGKAP

Empat Tersangka Judi Online (Baju Oranye, Red), Dari Kiri Ke Kanan : AG, WW, YN dan HI. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Direktorat reserse dan kriminal (Direskrimum) Polda Jawa Timur berhasil membongkar praktik judi bola online di Malang dan Surabaya yang beromzet miliar – an rupiah per bulannya.

Praktik haram ini dikelola bapak dan anak berinisial HI (60) dan YS (39). Selain itu ada AS, WW dan HI juga ikut diamankan petugas.

“Agennya HI dan YS dari Surabaya. Mereka menggunakan situs ibcbet dan sbobe. Pelaku setiap bulannya meraup omzet miliaran rupiah. Kasus ini yang terbesar di Indonesia,” kata Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera S.I.K kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (25/4/2017).

Barung mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan RWT alias Bejo (40), warga Jombang. Setelah melakukan penyidikan, akhirnya polisi melakukan pengembangan dan menemukan website yang biasa digunakan untuk berjudi.

Bukan masalah mudah bagi polisi untuk masuk ke dalam jaringan perjudian HI. Mereka sudah hafal dengan nama yang jadi pelanggan mereka. Jika ada pemain baru, mereka pasti curiga.

“Kami mengintai sekitar satu bulan. Lalu kami masuk ke jaringan mereka. Saat kita punya bukti kuat, baru kita sergap,” aku Barung.

“Mereka pasang taruhan untuk pertandingan sepak bola apa saja yang ada di Eropa,” lanjut Barung.

Pelaku yang pertama ditangkap adalah AS (36) di Perumahan Araya Malang pada 19 Maret 2017 yang lalu. Dia berperan sebagai admin dan mengumpulkan hasil perjudian dari semua pemasang di wilayah Jawa Timur.

Setelah itu WH (37) yang ditangkap pada 20 Maret 2017 di Surabaya. Lelaki ini berperan sebagai penghubung antara AS dan YS. Dia digaji YS sebanyak Rp 3 juta per bulan.

Berikutnya adalah YS (39) yang ditangkap di Surabaya pada 22 Maret 2017. Dia merupakan admin dari HI dan mengumpulkan hasil setoran penompok yang dikumpulkan oleh AS.

Yang terakhir adalah HI. Dia menyerahkan diri pada 3 April 2017. Peran lelaki ini sebagai bandar besar. Tugasnya sebagai pengendali pemasukan dan pengeluaran hasil perjudian pertandingan sepak bola dunia.

Sebagai barang bukti, polisi menyita uang tunai sebanyak Rp 2,4 miliar. Selain itu ada juga beberapa handphone, buku tabungan, laptop, modem, reciver modem dan wifi, flash disc, dan buku catatan keuangan.

Kini kelima tersangka meringkuk di tahanan Polda Jatim. HI dan teman temannya di jerat dengan pasal 303 KUHP jo UU No 7 tahun 1974 tentang penerbitan perjudian dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara.

Sementara itu, tersangka HI kepada wartawan mengaku sudah dua tahun menjalankan judi online.

Dia mempublikasikan situs judi miliknya. Judi dibuka dua kali dalam seminggu. “Paling banyak yang masang, di liga Inggris, Spanyol, dan Italia,” aku HI.

Caranya, kata dia, member bisa mendaftar dengan membuka rekening dan kemudian mendeposit sejumlah uang di salah satu dari dua situs tersebut. “Duitnya ditransfer. Kalau taruhannya besar, kita buka cek,” kata HI.

Dalam satu kali pertandingan sebuah liga, HI mengaku bisa meraup uang sebanyak Rp 800 juta. Jika dalam seminggu ada empat kali pertandingan, berarti HI mendapat uang sebanyak Rp 2,4 miliar per minggu. Berarti total uang yang didapat HI dalam sebulan adalah Rp 9,6 miliar. (Anggun)

Check Also

KONDISI PERADRI SETELAH DITINGGAL KETUM NYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perhimpuan Advokat Republik Indonesia ( PERADRI ) merupakan salah satu organisasi advokat …