Sabtu, 18 April 2026, 21:28
Home / NEWS / TAMBAH PERSONEL, STRATEGI WALIKOTA SURABAYA UNTUK TINGKATKAN KEAMANAN KOTA
Tri Rismaharini.

TAMBAH PERSONEL, STRATEGI WALIKOTA SURABAYA UNTUK TINGKATKAN KEAMANAN KOTA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki strategi dalam tingkatkan pengamanan kota. Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, pengamanan kota akan semakin baik jika jumlah pasukan pengaman kota ditambah.

Pasukan pengaman kota menurut Risma, terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pasukan Pelindung Masyarakat (Linmas). Kedua pasukan tersebut memiliki tugas yang sentral di masyarakat. Karena laporan tentang kasus masyarakat, biasanya didapatkan dari para pasukan pengamanan yang berada ditengah – tengah lingkungan masyarakat.

“Memang ada beberapa case (kasus kriminal) dimana justru yang mengetahui diawal itu Satpol. Nah kenapa Satpol dan Linmas itu ada di masyarakat, jadi dia ada di struktur paling bawah. Pak Kapolres sendiri menyampaikan indikasi awal kejahatan, dari laporan Satpol dan Kamtipnas,” kata Risma Kamis (06/07/2017).

Untuk itu jumlah pasukan pengaman kota yang terdapat di masyarakat harus lebih ditingkatkan. “Kalau Babinsa (Bintara Pembina Desa) itu satu kelurahan satu. Babin Kamtibnas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), satu kelurahan satu. Tapi kalau kami (Satpol PP) dikelurahan itu kan banyak sekali,” sambungnya.

Sementara itu untuk meningkatkan kinerja pasukan pengaman, Risma berusaha meningkatkan kesejahteraan para pasukan pengamanan. Misalnya seperti meningkatkan gaji Satuan Petugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas), dari Rp 300 ribu perbulan, menjadi setara dengan Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya.

Sedangkan untuk menambah jumlah pasukan pengaman, Risma membentuknya dari masyarakat yang masih berpenghasilan rendah. “Misal dari tukang becak yang pendapatannya cuma Rp 50 – 70rb perhari, kalau usianya di atas 25 tahun saya transfer jadi tukang kebersihan, petugas linmas, satpam, termasuk satpam sekolah. Kalau gak salah tahun ini kita ada 62 SMP baru. Kemudian juga jadikan Satpol PP, bukan hanya Satpol PP pusat tapi juga kecamatan dan kelurahan,” imbuhnya. (Nur Rizki Utomo Putri/Halu)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …