WAGATABERITA.COM – YOGYAKARTA. Aliansi Peduli Negeri Yogyakarta menolak politisasi kasus PT Semen Indonesia di Jawa Tengah (Jateng).
Itu sebabnya mereka menggelar aksi di depan Monumen 1 Maret Maliaboro Yogyakarta Jumat (07/04/2017).
Siaran pers yang dikirim ke redaksi wagataberita.com Sabtu (08/04/2017) dini hari menyebutkan, berlarut – larutnya persoalan pabrik semen di Rembang milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, hanya bisa diakhiri jika pemerintah secara tegas berpatokan kepada hukum yang berlaku.
Keputusan Mahkamah Agung yang kemudian dipatuhi dan dijalankan oleh Gubernur Jawa Tengah dan PT Semen Indonesia, sudah seharusnya tidak lagi membuka peluang bagi pihak lain untuk memanfaatkan kepentingannya melalui aksi jalanan.
Kata para pemuda yang tergabung dalam Aliansi Kedaulatan Negeri, kasus semen Rembang milik PT Semen Indonesia hanya akan selesai jika pemerintah pusat mengambil kebijakan yang berpatokan kepada hukum. Bukan menyelesaikan berdasarkan pertimbangan politis atau pertimbangan ekonomi.
Aliansi kedaulatan negeri beranggapan bahwa persoalan semen Rembang menjadi berlarut – larut karena ada pihak yang berupaya memaksakan kehendak yang justru tidak berpatokan pada aturan hukum itu sendiri.
Solusi penyelesaian semen Rembang, menurut mereka harus melalui win – win solution antara Semen Indonesia dan warga.
Oleh sebab itu, jalan keluar terbaik bagi pemerintah konsisten terhadap rencana strategi nasional. Termasuk menjunjung tinggi dan menjalankan hukum dalam setiap kebijakannya.
Aliansi kedaulatan negeri mendorong pemerintah agar segera mengambil keputusan yang tepat, mengingat Semen Indonesia merupakan BUMN yang mampu menyerap tenaga kerja dan menumbuhkan perekonomian Indonesia.
Pada aksi itu bertindak sebagai koordinator lapangan (korlap) dan sekaligus orator adalah Agung Ashari.
Mereka melakukan di depan Monumen 1 Maret Yogyakarta Jl. Malioboro disertai pembagian selebaran di jalan Senopati dan jalan Malioboro Yogyakarta. (Haludin Ma’waledha/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.