Rabu, 24 Oktober 2018, 7:51
Home / NEWS / PASCA TEROR BOM KEAMANAN GEREJA DI PROBOLINGGO DIPERKETAT
Suasana Pengamanan Gereja. Sumber Foto : Zulkiflie

PASCA TEROR BOM KEAMANAN GEREJA DI PROBOLINGGO DIPERKETAT

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pasca terjadinya teror bom di kawasan terminal kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam (24/05), Jajaran Polresta Probolinggo Jawa Timur, langsung melakukan sterilisasi ke sejumlah gereja yang ada di daerah setempat, Kamis (25/05/2017).

Sterilisasi mengerahkan 1 regu Sabhara, berjumlah 10 personil bersenjata lengkap. Petugas juga menerjunkan k9 atau anjing pelacak, guna menyisir dan memeriksa satu persatu. tiap bagian bangunan Gereja mulai dari area pelataran parkir, serta mobil pengunjung.

Selain itu, satu – persatu barang bawaan jemaat gereja, yang akan melaksanakan ibadah Misa Kudus, Hari Kenaikan Isa Al – Masih pada 25 Mei ini, diperiksa petugas menggunakan alat metal detektor.

Sedikitnya, ada 12 gereja yang Disterilisasi petugas, guna menjamin keamanan kegiatan ibadah yang akan dilakukan oleh jemaat Gereja, di kota Probolinggo. 2 diantaranya, merupakan Gereja terbesar daerah setempat, seperti Gereja Katholik Paroki Maria Bunda Karmel, dan Gereja Merah atau GPIB Immanuel.

Giat Sterilisasi, merupakan langkah antisipasi petugas, pasca terjadinya teror bom yang terjadi Rabu malam, yang menelan korban total 15 orang.

“Ini merupakan standart operasional kita dalam pengamanan Gereja, dan sterilisasi dilakukan guna menjamin kemananan dan kelancaran jalannya ibadah jemaat gereja,” terang Kompol Djumadi, Wakapolresta Probolinggo. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

GERTAK RAIH PIALA EMAS GOOD PRACTICE AWARDS – OTONOMI AWARDS 2018 JATIM

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Program GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *