WAGATABERITA.COM – SITUBONDO. Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo, Sabtu (10/06/2017) di padati ratusan warga kepulauan Madura. Mereka berdesakan di loket untuk mendapatkan tiket dengan tujuan mudik ke kampung halaman.
Meski Hari raya masih kurang 15 hari lagi, namun ratusan calon pemudik sudah berdesakan dan saling dorong untuk mendapatkan tiket. Tidak tertibnya antrian membuat sejumlah ibu ada yang terjepit dan nyaris pingsan.
Aksi dorong dan berdesak – desakan itu membuat warga khawatir, utamanya ratusan warga pulau Madura tidak mendapatkan tiket. Pasalnya, jumlah tiket yang tersedia terbatas. Belum lagi jadwal keberangkatan kapal dari pelabuhan Jangkar menuju pelabuhan Raas tidak menentu.
“Saya berangkat dari pulau Bali dan sampai di areal pelabuhan Jangkar pukul 05 : 00 WIB dan langsung mengantri tiket walaupun loket belum di buka,” tutur Novi Azizah, warga dusun Krajan, desa Alasmalang, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.
Dia bersama enam keluarganya memilih mudik jauh – jauh hari karena mereka kwatir takut bertambah padat dan tidak dapat tiket. Sebab, pengalaman tahun lalu mereka tidak bisa berngkat akhirnya Novi bersama ibunya lebaran di pelabuhan Jangkar.
Kepala lapangan KMP Dharma Kartika Agus Isa Putra mengatakan jalur pelabuhan Jangkar ke pulau Raas lebih cepat dibandingkan dengan melalui Suramadu, Surabaya.
Kapal yang mampu mangangkut 260 penumpang, 40 kendaraan roda dua dan 8 mobil kecil bisa melaju dengan kecepatan 10 knots dengan waktu tempuh hanya 4 jam.
Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, pihak UPTD Pelabuhan Jangkar melakukan penambahan trip dari dua kali dalam sepekan menjadi dua trip dalam sehari yaitu pagi pukul 08 : 00 WIB dan sore hari pukul 14 : 30 WIB, kata Tri Wahono, Kepala UPTD Pelabuhan Jangkar. (Agus Susanto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.