Rabu, 24 Oktober 2018, 8:04
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / PEMUDA OELONGKO GELAR FESTIVAL BUDAYA MUNA
Foto Baliho Festival Budaya Muna Di Oelongko. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

PEMUDA OELONGKO GELAR FESTIVAL BUDAYA MUNA

WAGATABERITA.COM – MUNA. Dalam suasana Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, pemuda Oelongko Kecamatan Bone Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, selain di manfaat sebagai ajang silaturahmi, para pemuda itu juga menggelar Festival Budaya Muna. Kegiatan itu dilaksanakan selain untuk menjaga kelestarian budaya Muna yang hampir punah di zaman modernisasi, juga untuk menyamakan gerakan kalai dengan misi Bupati Muna, LM Rusman Emba, dalam program pariwisata “Mai Tewuna.”

Herfin kepada wagataberita.com, menjelaskan bahwa kegiatan yang mereka laksanakan adalah sudah menjadi agenda khusus pemuda Oelongko di setiap tahunnya pada moment Lebaran.

Lomba Musik Gambus. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

“Kegiatan ini kami laksanakan sejak tahun 2012 yang lalu dan tahun 2015 sempat tidak terlaksana karena sesuatu hal. Tapi kami tetap melanjutkannya di tahun – tahun selanjutnya hingga di tahun 2017 ini. “Festival Budaya ini adalah agenda tahunan,” tandasnya.

Festival budaya Muna yang diadakan itu, tambah Herfin adalah bertepatan dengan misi Bupati Muna dalam program pariwisata dengan tagline “Mai Tewuna.”

Festival tersebut di buka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Dahlan Kalega, SH yang mewakili Bupati Muna.

“Kegiatannya kami laksanakan hanya beberapa hari pasca lebaran Idul Fitri yakni di mulai dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 2 Juli. Dengan tagline “Mai Tewuna” kami pemuda Oelongko sepakat dengan program Pak Bupati dan kami mendukung penuh program pariwisata itu,” tutur Herfin, panitia penyelenggara Festival Budaya Muna di Oelongko.

Foto Kegiatan Lomba Di Oelongko, Muna. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

Sebagai penerus generasi sebelumnya, lanjutnya, mereka merasa bertanggung jawab atas peninggalan para petua – petua terdahulu, yang tentu saja syarat akan nilai – nilai filosofis. Karena dengan budaya kita bisa terjauhkan dari kesenjangan sosial dan bisa selalu terikat dengan keharmonisan bermasyarakat.

“Oleh karena itu kepada Pemerintah, kami sangat berharap agar dapat saling menunjang, keterkaitan dan keterikatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya kepada kami sebagai pemuda generasi selanjutnya untuk selalu dapat dilibatkan dalam menjaga dan mempertahankan kelestarian budaya daerah kita di Muna secara umum dalam era modernisasi saat ini,” tuturnya.

Lomba Tari Linda. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

Kegiatan Festival Budaya Muna yang dilaksanakan oleh para Pemuda Oelongko, Kecamatan Bone, Muna itu, juga digelar beberapa kegiatan budaya yang diperlombakan yakni Kabanti Gabus (berpantun dengan menggunakan alat musik Gambus), tari Linda atau tarian adat istiadat Muna, Silat, Ntauda – Uda atau berlari menggunakan tongkat kayu serta peragaan busana pakaian adat Muna.

Kegiatan itu juga bertemakan “Dapo Rima – rimatai Soakaetahano Wuteno Wuna yang artiannya mari kita saling bahu – membahu untuk kebaikan daerah kita di Muna. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

TRENGGALEK RAIH PENYAJI TERBAIK FESTIVAL MAKANAN KHAS JATIM 2018

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kemahiran Chef Andri Setya Waspada owner CW CATERING dalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *