WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dari penyidikan petugas, polisi menemukan asal limbah cair yang dibuang di dekat rusunawa Romokalisari berasal dari Korea Selatan.
Hal tersebut diungkapkan kasatreakrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.
Shinto mengatakan, orang yang mengimpor limbah tersebut bernama Sahat Rafelino, warga Perumahan Bumi Citra Fajar, Sidoarjo melalui PT Pasadena Solusindo Sakarto yang beralamat di Jalan Anggrek Raya Tama Alamanda, Bekasi.
“Limbah impor, diimpor dari Kwang Yang, Korea Selatan,” ujar Kasat Reskrim di depo Indra Jaya Swastika, Jalan Kalianak 57 A, Jumat (14/07/2017).
Shinto menjelaskan, Sahat mendatangkan empat kontainer 20 kaki berisi limbah cair dari Korea Selatan dan disimpan di Terminal Teluk Lamong.
Dari Teluk Lamong, empat kontainer tersebut diletakkan di depo Indra Jaya Swastika di Jalan Kalianak 57 A.
“Di dalam container tersebut tedapat tandon plastik berisi 20 ton limbah cair. Ada sebuah kran untuk saluran pembuangannya,” terang Shinto.
Shinto mengaku akan terus mengembangkan penyelidikan. Polisi akan mencari tahu, sejak kapan empat container tersebut berada di depo.
Polisi menduga nama Sahat Rafelino yang menjadi pengimpor limbah itu fiktif. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.